Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah Karya Panca Wali Krama

Foto/hms

Palembang – Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin menerima Dirjen Bimas Hindu dari Kementerian Agama Prof. I Ketut Widnya dan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Griya Agung. Pertemuan ini juga sehubungan dengan akan diadakanya Karya Agung Panca Wali Krama (Upacara Keagamaan Tertinggi bagi Umat Hindu) yaitu Upacara Penyucian Diri dan Jagad Raya. Rabu (01/03).

Alex mengungkapkan, Sumsel sudah terbiasa dengan adanya even-even nasional bahkan internasional, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel siap membantu lancarnya acara Panca Wali Krama dan Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional ke 13 di Sumatera Selatan (Sumsel). Pemprov juga akan membantu pembangunan Pura di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya.

“Kita akan bangun Pura, tapi mari kita bergotong royong untuk pendanaannya, bangun pura secantik mungkin kalahkan pura yang ada di Indonesia,” tegas Alex disambut meriah tepuk tangan rombongan PHDI

Dikatakan Alex, Pemprov Sumsel selalu mendukung semua kegiatan yang tujuannya dilakukan untuk kepentingan bersama, dalam hal ini kegiatan Karya Agung Panca Wali Krama juga bertujuan untuk menjaga kerukunan umat beragama. Seperti yang diketahui Sumsel tidak pernah terjadi dan tidak akan pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan kerusuhan antar budaya, oleh karena itu  Kementrian Agama membantu membangun rumah ibadah di Jakabaring baik itu gereja, masjid, pura, maupun wihara.

“Nah jadi setelah Asian Games nanti tetap ada yang mengelola pure ini, jangan dibiarkan saja, rawat dengan baik, tidak ada di Indonesia ini masing-masing rumah ibadah bersampingan selain di Sumsel,” terangnya

Pada kesempatan ini juga Ketua PHDI Sumsel I Gusti Bagus Surya Negara yang juga Staf Ahli Gubernur Bidang Ekononi dan Pembangunan menyampaikan kepada Gubernur Sumsel pada tanggal 9-11 April rencananya akan diadakan Panca Wali Krama di Pura Agung Sriwijaya dan Utsawa Dharma Gita ke 13 Tingkat Nasional pada bulan Juli di Jakabaring Sport City.

Menurutnya Panca Wali Krama adalah untuk mensucikan jagad, supaya semua umat di sumsel damai, teduh agar perhelatan di sumsel sukses karena ini juga menjadi simbol kerukunan antar umat beragama.

“Karya Agung Panca Wali Krama di Sumsel akan menjadi hal yang baru dalam sejarah karena baru pertama kali diadakan di luar Pulau Bali dan rencannya Panca Wali Krama ini akan dihadiri 2.150 peserta,” Ujar Ketua PHDI Sumsel.

Dirjen Bimas Hindu dari Kementerian Agama Prof. I Ketut Widnya menambahkan,  setiap kali ke Sumatera selalu terdengar Jakabaring menjadi bahan pembicaraaan. Itu semua berkat kepemimpinan Alex Noerdin yang menjadikan Jakabaring diketahui dunia.

Lanjut I Ketut, pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan pada 6 april 2016 lalu. Dimana dalam hal ini Sumsel  bersedia menjadi tuan rumah Panca Wali Krama dan Utsawa Dharma Gita ke 13 Tingkat Nasional di Sumsel yang rencananya akan di hadiri Presiden RI.(korankito.com/hms/***)