Main Bola Berujung Patah Hidung

Palembang – Nasib sial dialami Rahmadani (15). Sebab, ia harus mengalami luka memar di bagian mata sebelah kiri serta patah tulang hidungnya usai dianiaya oleh RB (27), yang merupakan kakak kandung temannya.

Akibat kejadian itu, dengan didampingi ayah kandungnya Irwan, korban membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (2/3) sekitar pukul 13.00.

Korban menjelaskan, kejadian itu berawal saat ia bersama adik terlapor AB (15), sedang bermain bola di lapangan dekat kediamannya, kawasan Rumah Susun (Rusun), Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Minggu (26/2) sore.

Lalu, dikarenakan rebutan bola, keduanya bersenggolan sehingga AB terjatuh. Lantas, AB pun mengadukan kejadian yang menimpanya itu kepada terlapor yang saat itu sedang berada di rumahnya.

“Tidak lama, kakaknya datang dan langsung memukuli saya secara berulang kali. Saya sudah minta maaf dan mohon ampun, tetapi tidak digubrisnya. Malah semakin menjadi-jadi memukuli saya,” katanya.

Ditambahkan ayah kandung korban Irwan, ia tidak terima dengan perbuatan pelaku yang menganiaya anaknya yang masih dibawah umur. Oleh karena itu, dirinya membawa permasalahan itu ke ranah hukum.

“Dia sudah dewasa, tetapi memukuli anak saya sampai sakit dan demam. Saya tidak terima, saya berharap pelaku cepat ditangkap oleh polisi dan dihukum yang setimpalnya,” kata Irwan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut. “Sudah kita terima dan korban kita minta untuk melakukan visum dahulu,” ungkap dia. (korankito.com/denny)