Tepergok Nyopet di IP, Rizal Nyaris Tewas Diamuk Pengunjung

Aprizal, tersangka copet saat diamankan di Polresta Palembang.foto/deny

Palembang-Tepergok mencopet di Internasional Plaza (IP), Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, Aprizal (36) nyaris tewas diamuk massa di lokasi kejadian.

Beruntung, petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang segera tiba di lokasi dan mengamankan warga Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, tersebut.

Berdasarkan data dihimpun, aksi pencopetan terjadi ketika korban Andri Fical (36) usai menonton bioskop di lantai V pusat perbelanjaan IP, Minggu (26/2) sekitar pukul 21.00. Kemudian, saat berada di lantai tiga IP, korban merasa ada yang merogoh tas yang ia bawa. Ternyata, saat dicek dompet miliknya sudah tidak ada lagi, korban akhirnya berteriak copet.

“Saya lagi menerima telepon, terasa ada yang merogoh tas saya. Pas dicek, ternyata dompet saya sudah hilang. Saya curiga dengan dia, jadi saya teriaki copet, ternyata dia lari. Dan, ditangkap warga,” ucapnya di hadapan petugas.

Tersangka Aprizal mengaku awalnya tidak berniat mencopet. Namun, ketika korban mengambil ponsel dari dalam tas, ia melihat resliting tas Fical dalam keadaan terbuka.

“Nah, saat itulah saya langsung mengambil dompet dia. Saya pegang, sambil berjalan turun. Tidak tahunya, dia menjerit copet dan saya ditangkap oleh warga. Baru sekali ini, tidak ada niat awalnya,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima penyerahan pelaku pencopetan. “Pelaku sudah kita amankan, saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman karena diduga ada korban-korban lainnya. Barang bukti, kita amankan dompet korban yang diambil oleh pelaku,” tutupnya.

Aprizal terancam dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara. (korankito.com/denny)