Polda Sumsel Ringkus Komplotan Perampok BRI PALI

Komplotan perampokan BRI PALI yang berhasil ditangkap anggota Polda Sumsel.foto/kardo

Palembang-Empat kawanan perampok Bank BRI di Desa Betung, Kecamatan Abai, Kabupaten PALI, berhasil dibekuk oleh jajaran Polda Sumsel. Delapan orang ditetapkan sebagai tersangka perampokan BRI ini. Mereka adalah Abi Mansur (54), Rio (20), Kobri (39), Ujang (52), Bai, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO), Bongkeng (DPO), Manto (DPO), dan Sarifudin (DPO).

Para pelaku sempat menyandera satpam dan karyawan BRI yang sedang bertugas. Komplotan ini masuk ke dalam bank melalui pintu belakang setelah sebelumnya mencongkel pintu menggunakan linggis.

Ketika berada di dalam bank, tersangka Sarifudin mengancam pegawai dan satpam menggunakan senjata api. Mereka kemudian mengikat pegawai bank dengan tali.

Kemudian, para tersangka membongkar sebuah brankas yang ternyata hanya berisi dokumen-dokumen saja. Mendapati hal itu, para tersangka akhirnya mengambil uang dan barang-barang pegawai, lalu pergi menuju Palembang dan pulang ke rumah masing-masing.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maruyoto, didampingi Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Prasetijo Utomo mengatakan, tersangka sebelumnya telah merencanakan aksi perampokan satu minggu sebelumnya.

“Menurut keterangan dari para tersangka otak perampokkan adalah Sarifudin, bahkan seluruh peralatan yang dipakai merupakan milik Sarifudin,” ujar Kapolda, Senin (27/2).

Selain itu, petugas mengamankan barang bukti yang diamankan petugas berupa linggis, obeng, pahat, tas, sajam dan senpi, satu unit mobil Avanza dan sepeda motor yang digunakan para tersangka. Para tersangka juga positif menggunakan shabu. “Kita lakukan tes urine, dua tersangka positif pengguna narkoba jenis shabu,”ucapnya.

Wakil Pimpinan BRI Wilayah Sumatera Selatan Sunar Hartono saat dikonfirmasi perihal aksi perampokan tersebut mengatakan, pihaknya akan meningkatkan keamanan dengan menempatkan polisi bersenjata lengkap dan seorang satpam baik siang maupun malam.

“kita akan tingkatkan keamanan di bank dan ATM-ATM yang ada di Sumsel. Saat ini di Sumsel terdapat 500 ATM. Jadi tidak mudah lagi untuk dibobol seperti beberapa aksi pembobolan ATM sebelumnya,” pungkasnya.korankito.com/kardo