Pol PP Palembang Kekurangan Personel dan Mobil Operasional

 

Palembang – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang Alex Ferdinandus mengaku, pihaknya kekurangan armada kendaraan operasional. Saat ini kendaraan yang ada hanya berjumlah 11 unit, sedangkan kendaraan yang dibutuhkan sedikitnya 16 unit kendaraan.

“Armada yang kita punya saat ini baik pikap maupun truk ada 11 unit. Kendaraan ini sangat penting  untuk membantu kami melakukan patroli dan sebagainya,” katanya, Senin (27/2)

Ia menjelaskan tidak hanya kendaraan, jumlah personel juga diharapka ada penambahan. Mengingat saat ini personel yang dimiliki hanya berjumlah 528 orang.

Alex mengatakan, dengan jumlah personel tersebut pihaknya mengaku memiliki keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Namun demikian hal tersebut masih dimaklumi karena belum memadainya anggaran APBD Kota Palembang.

“Kalau untuk personel di lapangan berjumlah 250, ini juga kurang, karena untuk melakukan tugas di lapangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban paling tidak dibutuhkan 500 personel,” kata Alex.

Diakui Alex, pihaknya terus melakukan penetriban terutama di pasar tradisional, karena selama ini pedagang kaki lima (PKL) masih berjualan di badan jalan sehingga menggangu ketertiban umum.

“Setiap hari kita melakukan penertibanPKL, karena keberadaan PKL menggangu pejalan kaki dan menggangu ketertiban umum, sesuai dengan Perda dan Perwali kita terus melakukan penertiban secara intens,” jelasnya.

Ia mengklaim sekarang ini di sejumlah pasar tradisional sudah sangat nyaman dan aman bagi pembeli dan pedagang karena sudah banyak PKL yang ditertibkan.

“ini upaya kita lakukan tidak lain untuk kepentingan masyarakat umum, siapa lagi yang akan menjaga ketertiban. Tentu sebagai pemerintah kita terus terjun ke lapangan untuk mengecek langsung,” pungkasnya.korankito.com/ria