Penodong Dalam Angkot Diringkus Korban dan Polantas

Dani, tersangka penodongan dalam angkot saat digelandang ke Polresta Palembang.foto/deny

 

Palembang-Diduga menjadi pelaku penodongan, Dani (20), yang tinggal di kawasan Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, harus berurusan dengan aparat Polresta Palembang.

Sebelumya, Dani digelandang korbannya Andika (18) bersama anggota Satlantas Polresta Palembang ke ruang Santra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (28/2) malam.
Di hadapan petugas, Andika menuturkan kejadian itu berawal saat ia hendak pulang ke rumah dengan menumpang angkutan kota (angkot) jurusan Ampera-Kertapati, Minggu malam.
Ketika melintas, dekat Masjid Agung, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, ia dipepet oleh Dani yang langsung merogoh saku celana panjangnya.

Mendapati ulah Dani, Andika terkejut. Lantas, ia bertanya kepada pelaku mana ponsel miliknya. Namun, pelaku mengatakan tidak ada yang ada hanya pisau, pelaku akhirnya pergi meninggalkan korban Andika.

“Dia bilang tidak ada, yang ada pisau. Sambil, nunjukkan pisau yang dipegangnya. Dan, langsung pergi meninggalkan saya. Ada pos polisi, saya meminta bantuan untuk mengejar dia,” jelas korban.

Dibantu petugas kepolisian, Andika mencari Dani. Namun, ponsel milik Andika sudah tidak ada lagi. Dani kemudian digelandang ke Polresta Palembang.

“Ponsel saya sudah tidak ada lagi, saya melihat dia yang mengambilnya,” tambah warga Jalan Tansa Trisna Sekojo Ujung, Kelurahan Trimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang ini.

Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Haris Batara melalui Bripka Doni membenarkan penangkapan berawal dari laporan korban yang mengaku sudah ditodong oleh pelaku.

“Usai mendapati laporan, kita lakukan pencegatan terhadap mobil yang dimaksud. Kita amankan tersangka ini, namun sopir mobil tersebut melarikan diri,” katanya, Senin (27/2) siang.

Ia menambahkan, saat diamankan di Pos Polisi 402 Satlantas Polresta Palembang, pelaku mencoba melarikan diri. Beruntung, dengan dibantu warga pelaku dapat kembali diamankan.

“Pelaku sudah kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.(korankito.com/denny)