Guru di Sumsel Resah Gaji Februari Belum Cair

GAJI GURU : Seorang guru sekolah menengah atas di Palembang sedang mengawasi siswi yang mengikuti ujian nasional susulan, beberapa waktu lalu. Sebagian besar guru di Sumsel mengeluh sebab hingga senin (27/2) petang ini mereka belum terima gaji Februari 2017. Foto/ Dok

Palembang – Guru sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat di Sumatera Selatan (Sumsel) resah, pasalnya hingga akhir bulan ini gaji periode Februari 2017 tak jua cair dan belum ada solusi pihak terkait.

Menurut Kepala SMKN 3 Palembang Hernawati, hingga Senin (27/2) guru belum terima gaji Februari 2017 dan belum ada pemberitahuan dari bank mengenai pencairan gaji itu. ‘’Padahal bulan lalu (Januari 2017-red) ada pemberitahuan dari bank bahwa gaji ditrasfer ke rekening sekolah. Kemudian bendahara sekolah transfer ke rekening guru masing-masing,’’ ujar Hernawati, sembari menyebutkan gaji untuk guru SMKN 3 sekitar Rp300 juta.

Sedangkan Kepala SMKN 5 Palembang Zulfikri mengaku, bingung dan belum ada pemberitahuan terkait gaji guru bulan ini akan ditransfer ke rekening sekolah atau pribadi guru. Menurutnya, gaji Januari 2017 untuk sekolah yang dipimpinnya langsung diterima guru via rekening pribadi. “Sebaiknya gaji dikirim ke rekening masing-masing, sebab kalau waktu pencairan dana tersebut dan terjadi hal yang tidak diinginkan. Maka siapa yang akan bertanggung jawab mengganti kerugian tersebut,” ungkapnya kepada Koran Kito, Senin (27/02).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo mengatakan, Januari merupakan bulan pertama gajian guru dan tenaga pendidik tingkat SMA dan SMK pasca dikelola provinsi dan telah dibayar dengan lancar. Artinya, seluruh proses dan syarat terkait pembayaran gaji diyakini clear sehingga dapat dibayarkan.

“Februari sejumlah guru komplain karena gajinya belum dimasukkan ‘berkala’ terakhir mereka. Hal ini karena guru tidak memasukkan SK berkalanya saat pemberkasan mereka ke provinsi pasca peralihan,’’ paparnya.

Kemudian, ungkap Widodo, di awal Februari Disdik Sumsel perbaiki daftar gaji guru dan itu sudah selesai. ‘’Saya teken SPM pada Senin (20/2) dan BPKAD telah menerbitkan SP2D pada Rabu (22/2), mestinya Kamis (23/2) seluruh gaji harus sudah diterima semua guru,’’ katanya.

Terpisah, Kepala BPKAD Sumsel Laonma Tobing mengungkapkan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sebaiknya gaji guru ditransfer ke rekening pribadi jangan ke rekening sekolah. ‘’Sebaiknya pula Disdik Sumsel mengimbau guru memiliki rekening pribadi. Kebijakan Pemprov Sumsel penghasilan harus langsung ke rekening pegawai. Seharusnya itu yg ditegakkan dan Disdik tahu aturan itu,’’ tegas Tobing.

Ia menepis anggapan yang menyebutkan pihak BPKAD tidak mencairkan gaji. ‘’Dari BPKAD sudah selesai,’’ paparnya. (korankito.com/eja)

 

Nantikan penelusuran Koran Kito tentang polemik gaji guru pada berita berikutnya.