Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Narkoba Asal Aceh

NARKOBA – Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Tomy Dwi Arianto saat menunjukkan barang bukti narkoba berjenis ganja yang berasal dari Aceh saat gelar perkara di Mapolda Sumsel. foto/Kardo

Palembang – Jajaran Ditres Narkoba Polda Sumsel kembali mengagalkan peredaran narkoba asal Aceh. Sebanyak tiga tersangka yang merupakan kurir berhasil ditangkap anggota dari Subdit l Ditres Narkoba Polda Sumsel beserta barang bukti.

Ketiga kurir yang berhasil ditangkap yakni AL dan ATN dengan barang bukti Satu paket sedang shabu dengan berat 20.52 gram dan 49 butir ekstasi, lalu MYD dengan barang bukti Satu paket besar ekstasi sebanyak 650 butir.

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Tomy Dwi Arianto mengatakan, ketiga tersangka mendapatkan barang haram tersebut melalui jalur darat, dan ketiganya mengaku mendapatkan barang tersebut dari Aceh. Saat ini ketiga tersangka akan dilakukan pengembangan oleh pihaknya.

“Dari pengakuan ketiga tersangka, barang tersebut mereka dapat dari Aceh dan kita juga akan melakukan pengembangan, karena dari pengakuan para tersangka mereka mendapatkan paket tersebut dari jalur darat,” ungkap Tomy, Minggu (26/2).

Selai itu, dirinya juga menambahkan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Aceh untuk melakukan pengembangan perihal bandar yang nekad memasok barang haram tersebut ke Sumsel.

“Kita sudah koordinasikan ke Polda Aceh, untuk dilakukan pengembangan lanjutan. Dan saat ini ketiga tersangka akan dijerat Pasal 112 dan 114 Ayat 2 Jo 132 Ayat 1 dengan ancaman Minimal 20 tahun dan maksimal hukuman mati,” pungkas Tomy. (korankito.com/kardo)