Cek KLIK Sebelum Membeli 

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda saat menerima potongan nasi tumpeng dari Kepala BBPOM Palembang Arnold Sianipar pada peringatan HUT BBPOM ke-16 di Kambang Iwak, Minggu (26/2). Foto/Ria

Palembang – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang menyampaikan pesan edukatif terkait obat dan pangan yang berisiko terhadap kesehatan. Kepala BBPOM Palembang Arnold Sianipar mengatakan, pesan edukatif yang disampaikan ini merupakan bentuk komunikasi pihaknya dalam membangun masyarakat menjadi konsumen cerdas.

Dimana cerdas yang dimaksud khususnya dalam memilih obat dan pangan yang aman. Hal ini sejalan dengan pencanangan Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman GNPOP tahun ini.

“Mari senantiasa cek KLIK sebelum membeli produk obat dan pangan, yakni cek Kemasan dalam keadaan baik, baca informasi produk dalam Label. Lalu pastikan memiliki Izin edar, dan cek masa Kadaluarsanya,”terangnya dalam peringatan HUT BBPOM ke-16 di Kambang Iwak, Minggu (26/2).

Dikatakannya, Balai POM hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat. Tugasnya dimulai dari memeriksa keamanan konsumsi suatu produk sebelum beredar. Namun, ia tidak memungkiri jika masih ditemukan produk obat dan pangan yang tidak layak.

Karena itu, ia pun mengimbau masyarakat untuk ikut terlibat aktif melindungi diri dari obat dan pangan yang berisiko terhadap kesehatan. “Temuan banyak, macam-macam, tapi tidak bisa saya rinci di sini. Pastinya pelanggaran obat dan pangan itu kejahatan, sehingga perlu pengawasan ketat,”ujar dia.

Dalam rangkaian HUT BBPOM ini juga, pihaknya mengajak masyarakat untuk membudayakan minum jamu. Menurut dia, jamu termasuk obat tradisional yang aman dari bahan kimia berbahaya dan patut dilestarikan. “Jamu itu warisan budaya, makanya tadi kita ajak yang hadir untuk minum jamu, karena kandungan alaminya sangat baik untuk tubuh,”ucapnya.

Sementara itu, Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Yustianus mengatakan, pihaknya menyambut positif gerakan BBPOM untuk mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas. Dinas Perdagangan tentu akan siap bersinergi mengawasi peredaran produk-produk yang tak layak konsumsi.

“Ya sudah saatnya menjadi konsumen yang cerdas, jangan hanya membeli karena merasa butuh saja, harus teliti sebelum membeli,”imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda berharap, BBPOM tetap bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Terutama dalam hal pengawasan pra edar produk. Mengingat kota ini akan menjadi pusat perhatian dalam penyelenggaraan Asian Games mendatang.

“Pesannya sangat mengena, harus cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa pada suatu produk,”ujarnya. (korankito.com/ria)