Bisa Dipercaya

Takut Dibegal, Dua Pelajar Bawa Pisau Cap Garpu 

Dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Huda Kabupaten Ogan Ilir (OI), yakni PU (16) dan IA (16) nekat membawa senjata tajam (sajam) pisau cap garpu. foto/denny

Palembang – Berdalih takut menjadi korban begal sepeda motor, dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Nurul Huda Kabupaten Ogan Ilir (OI), yakni PU (16) dan IA (16) nekat membawa senjata tajam (sajam) pisau cap garpu.

Atas ulahnya itu, kedua pelajar yang tercatat sebagai warga Segayam, Kelurahan Pemulutan Selatan, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI ini harus meringkuk di sel tahanan Mapolresta Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Keduanya ditangkap Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Palembang yang sedang mengatur lalulintas di Jalan Mayjen HM Ryacudu, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Sabtu (25/2) siang.

“Sajam itu, hanya untuk berjaga-jaga saja pak. Karena di tempat kami (Pemulutan) sekarang lagi rawan dengan aksi begal. Sumpah, kami tidak pernah membegal orang pak,” ucap PU saat ditemui di lokasi penangkapan.

Berdasarkan data yang dihimpun, tertangkapnya pelaku berawal saat keduanya hendak menuju rumah kakak perempuannya yang indekos di kawasan Plaju Palembang dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo.

Namun, dikarenakan keduanya hanya mengenakan satu helm. Kemudian, kedua pelaku distop oleh petugas Satlantas Polresta Palembang, namun keduanya menolak untuk berehenti sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Alhasil, pelaku pun berhasil dihentikan di tempat kejadian perkara (TKP). Lalu, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebilah sajam jenis pisau di balik baju tersangka PU.

Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Haris Batara melalui anggotanya Aiptu Happy membenarkan adanya penangkapan tersebut. Saat ini sudah diamankan di Polresta Palembang untuk pengembangan lebih lanjut.

“Saat anggota kita mengatur lalulintas, mendapati warga yang tidak mengenakan helm. Jadi, kita stop namun keduanya malah melarikan diri. Berkat kesigapan petugas, pelaku pun akhirnya dapat kita hentikan,” jelasnya

“Karena mencurigakan dilakukan penggeledahan. Saat itulah, kita menemukan sajam dibalik baju PU. Dan, keduanya sudah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidik lebih lanjut,” tutupnya. (korankito.com/denny)