Bisa Dipercaya

Lagi, Walikota Palembang Bantu Bedah Rumah Tidak Layak Huni

BEDAH RUMAH – Walikota Palembang, Harnojoyo saat melihat langsung rumah Halimah yang akan dibedah sehingga menjadi layak huni. Foto/Yuni

Palembang – Usai melakukan kegiatan subuh berjamaah bersama masyarakat Kelurahan 5 Ulu, Walikota Palembang H. Harnojoyo meninjau rumah tidak layak huni yang terletak di Jalan Panca Usaha Lorong Porlopa RT 55 RW 12, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Sabtu (24/2).

Halimah (47) pemilik rumah merasa terharu sekaligus bahagia, ia tidak menyangka akan didatangi orang nomor satu di Kota Palembang. “Alhamdulillah, saya sangat senang dan terharu. Walikota mau melihat langsung keadaan rumah saya,” ujar Halimah

Berita Sejenis

SMP Karya Ibu Gelar Siraman Rohani

Heboh! Diduga Mabuk, Begini Kelakuan Ayu Ting Ting Kepada…

Muba Raih Penghargaan Peduli HAM

1 daripada 3.071

Dikatakan Halimah, ia sudah lama berharap agar mendapat bantuan untuk memperbaiki rumahnya. “Alhamdulillah terimakasih, tadi Walikota bilang pihaknya akan memprioritaskan rumah saya untuk dilakukan bedah rumah dalam program yang ada di Dinas PU PR Pemko Palembang ,” kata Halimah sambil berlinang air mata haru bahagia.

Ketua RT 55 Kelurahan 15 Ulu, Yuswarita mengatakan, pihaknya mengapresiasi yang dilakukan oleh Walikota Palembang. Karena, ia menilai rumah ibu Halimah, memang sudah sangat tidak layak. “Setelah Walikota Palembang turun langsung kelapangan, positif rumah bu Halimah akan dilakukan bedah rumah. Tinggal mengunggu waktu, ini kerja nyata Pak Walikota perhatian terhadap rakyat miskin” ujarnya Yuswarita

Sementara itu Walikota Palembang H. Harnojoyo mengatakan, setelah melihat secara langsung kondisi rumah Halimah, ia sangat prihatin dengan tempat tinggal warganya yang telah ditinggal suaminya sejak Tahun 2005 lalu tersebut. Ia berjanji akan segera membatu bedah rumah melalui program bedah rumah Badan Amil Zakat (BAZ) Palembang. “Insyaallah kami akan bantu ibu Halimah membangun rumah dengan program bedah rumah Pemkot Palembang” pungkas Harno. (korankito.com/yuni)