Ajang Sengit Sekaligus Reuni

Palembang – Menghadapi babak delapan besar Piala Presiden 2017 Minggu (26/2) esok, Sriwijaya FC akan bertarung dengan Arema FC. Duel musuh bebuyutan ini akan dijamin seru, meski dibalik itu ada reuni yang terselip antara dua pelatih.

Ya, Widodo C. Putro yang menukangi Sriwijaya FC saat ini, merupakan rekan baik bagi Aji Santoso, arsitek Arema FC. Hal itu terjadi saat mereka memperkuat timnas, tepatnya pada tahun 1996. Saat itu, Widodo berhasil mencetak gol kontroversialnya dengan salto ketika Timnas Indonesia berhadapan dengan Kuwait.

Mereka kembali dipertemukan ketika bersama-sama menjadi asisten pelatih timnas Sea Games 2011. Kala itu, headcoach Timnas masih dikepalai oleh Rahmat Darmawan.

Menanggapi pertarungan nanti, headcoach Sriwijaya FC Widodo C. Putro menegaskan jika ia tak segan menggempur rekannya sendiri. Sebab menurutnya, ini merupakan kepentingan untuk Timnas Indonesia juga.

“Yang jelas kami sama-sama bagian kecil dari timnas dan pasti kita pingin pemain-pemain kita ini bermuara ke timnas. Saya harapkan ada pemain-pemain muda yang akan muncul yang notabenenya akan muncul ke timnas,” terangnya kala pre-post match Sriwijaya FC vs Arema FC Sabtu (25/2).

Ia telah mempersiapkan tim yang dibesutnya ini selama tiga hsri di Bali, dan dua hari di Solo usai laga penyisihan lalu. Ia akan tampil all out untuk menghantam rivalnya itu. “Saya berusaha bersama coach Aji akan mempertunjukkan pertandingan yang seru,” tukasnya.

Headcoach Aji Santoso juga mengatakan demikian. Meski bukan lawan baru, tapi menurutnya Sriwijaya FC merupakan tim yang tak bisa dianggap remeh. “Memang di timnas dengan coach Wid kita bareng dan jadi pelatih juga berdua, tapi jelas di turnamen ini saya dan coach widodo sama- ingin menang,” terangnya.

Ia hafal betul gaya permainan Widodo C. Putro, baik ketika menjadi pemain dan pelatih. Mereka pun sama-sama tau kualitas permainan, sehingga laga esok dijaminnya akan menyedot perhatian publik.

“Untuk itu, pertandingan esok sore jam 6 akan cukup seru dan yang paling seru di kontestan delapan besar ya Arema dan Sriwijaya,” tutupnya seraya tersenyum. (korankito.com/resha)