Bisa Dipercaya

Kekurangan, Diknas Sumsel Bakal Rekrut Guru ASN SMKN

Gru produktif sedang membimbing siswa SMK praktik teknik sepeda motor .ilustrasi

 

Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal mengajukan pengadaan rekruitmen aparatur sipil negara (ASN) untuk guru bidang keahlian SMK Negeri akhir 2017.

Berdasarkan informasi yang dihimpiun Koran Kito, di Sumsel kekurangan guru produktif bidang keahlian untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama di sekolah negeri. Disdik Sumsel berencana mengajukan rekruitmen calon ASN guru bidang keahlian SMK seperti teknik sepeda motor, mesin, tataboga, perhotelan, bisnis, dan bidang kejuruan keahlian lainnya.

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Kepala Disdik Sumsel Widodo mengatakan, pihaknya masih melakukan pemetaan untuk guru produktif bidang keahlian di SMKN se-Sumsel. Jadi belum ada angka pasti pengajuan jumlah calon ASN guru SMK tersebut.

“Jadi kalau satu sekolah butuh dua guru saja dan dikalikan dengan total SMKN yang berjumlah 103 itu, maka yang kita ajukan adalah 206 orang. Dan saat ini masih dipetakan untuk jumlah pastinya,” ujar Widodo, Jumat (24/02).

Sebenarnya, lanjutnya, ada beberapa opsi lain untuk mengatasi kekurangan guru produktif, seperti program dari Kemdikbud melalui program alih fungsi guru dan menarik guru ASN diperbantukan di SMK swasta.

“Karena ada arahan Mendikbud melarang penarikan guru ASN DP, maka kami ajukan pengadaan rekruitmen guru tersebut. Mudah-mudahan akhir tahun ini terealisasi,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala SMKN 2 Palembang Zulkarnaen menambahkan, pihaknya mengirimkan dua orang guru untuk mengikuti program keahlian guna menutupi kekurangan guru produktif bidang keahlian di sekolahnya.

“Saat ini mereka masih mengikuti pelatihan, yang saya dengan tingkat kesulitannya cukup tinggi sehingga tidak semua peserta program bisa lulus. Saya berharap kedua guru tersebut dapat lulus agar bisa menutupi kekurangan guru produktif,” pungkasnya.korankito.com/ejak