Jual Shabu ke Intel yang Nyamar Jadi Pembeli

Sahri, tersangka kepemilikan shabu shabu saat diamankan anggota Intelkam Polresta Palembang.foto/deny

 

Palembang- Sepak terjang Sahri (34), kuli bangunan yang menyambi jual shabu shabu berakhir sudah. Ia ditangkap anggota Satuan Intelkam Polresta Palembang.

Sahri diciduk saat bertransaksi dengan seseorang pembeli tak jauh dari rumahnya di Jalan Keramasan, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, Kamis (23/2) sore.

Dari tangan Sahri, petugas mengamankan sepaket besar shabu seberat 10gram seharga Rp10 juta yang disimpan di dalam saku celana panjangnya.

Berdasarkan keterangan Sahri, shabu tersebut ia dapat dari seseorang berenisial EI seharga Rp9,5 juta. Dan, hendak dijual kepada pembeli yang ternyata petugas yang menyamar.
“Saya ambil seharga Rp9,5 juta mau dijual lagi seharga Rp10 juta. Sudah setahun menjalankan bisnis haram itu,” jelas Sahri saat gelar perkara di Polresta Palembang, Jumat (24/2) siang.

Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Budi Santoso menjelaskan, penangkapan dilakukan ketika petugas sedang melakukan penyelidikan tindak kriminal 3C (Curas, Curat, dan Curanmor-red).

“Petugas mencurigai pelaku yang sedang mengendarai sepeda motor. Saat petugas mendekatinya pelaku mencoba kabur. Sehingga, petugas terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara,” jelasnya.
Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan sepaket besar shabu shabu yang tersimpan di dalam saku celana. “Tersangka, kita amankan dan akan diserahkan ke Satres Narkoba Polresta Palembang untuk pengembangan,” katanya.korankito.com/denny