Puluhan Rumah Tak Layak Butuh Bantuan Pemerintah

Kondisi salah satu rumah warga yang tidak layah huni butuh uluran tangan Pemerintah Kabupaten Empatlawang.foto/rodi

 

Empatlawang- Meski beberapa rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Empatlawang sudah mendapatkan bantuan bedah rumah baik dari Kementrian Sosial maupun dinas terkait pada 2016 lalu, nyatanya masih ada rumah yang tidak layak huni yang sudah berdiri puluhan tahun lamanya. Padahal lokasinya masih berada di pusat kota, tepatnya terletak di Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empatlawang.

Salah satunya rumah milik Emi (45), warga RT01/02, Kelurahan Tanjung Makmur, yang sudah ditinggalinya selama 20 tahun dengan kondisi tidak layak huni. Dengan kondisi rumah papan yang hanya memiliki luas 2 x 4 meter ini, Emi mengeluhkan belum adanya bantuan pemerintah.

“Sudah dua puluh tahun saya di sini, belum ada bantuan bedah rumah. Padahal rumah saya sudah layak untuk dibedah,” ujarnya.

Sartini (27), warga lainnya, juga mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya sudah pernah dilakukan pendataan oleh Ketua RT dan pihak lain pada September 2016. “Kalau bantuan raskin kami dapat, kami minta kepada pemerintah membantu bedah rumah, karena memang kondisi rumah kami sangat memprihatinkan,” harapnya.

Ketua RT01/02, Musa mengatakan, dirinya sudah melakukan pendataan rumah yang tidak layak huni di wilayahnya termasuk mengumpulkan berkas dan persyaratannya. “Bulan 9 sudah saya data atas instruksi pak Lurah, ada 7 rumah yang butuh bantuan, semua berkas sudah saya serahkan ke kelurahan namun belum ada tanda-tanda warga kami ini mendapat bantuan,” katanya.

Sementara itu, Lurah Tanjung makmur, Eman Sulaiman ketika dikonfirmasi melalui telepon membenarkan pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap rumah yang tidak layak huni serta mengirimkan data tersebut ke Dinas terkait. “Ada sekitar 50 rumah yang kita usulkan dan datanya sudah kami serahkan ke Dinas terkait,” ujarnya singkat.korankito.com/rodi