Bisa Dipercaya

Proyek Kampung Warna Warni Gandeng CSR

Jajaran Pemkab Lubuklinggau saat rapat koordinasi Program Kampung Warna-warni.foto/dhia

 

Lubuklinggau-Program kampung warna warni yang dirintis Pemkot Lubuklinggau mulai dibahas serius oleh aparatur pemerintah.  Namun program yang akan dipusatkan di dua kelurahan di Kecamatan Lubuklinggau Barat 2 ini masih harus menggandeng pihak swasta lantaran keterbatasan anggaran, Rabu (22/2).

Kadis PU Kota Lubuklinggau Nobel Nawawi menjelaskan, untuk melakukan pengecatan 88 rumah yang tersebar di dua kelurahan yakni di Kelurahan Lubuklinggau Ulu dan Kelurahan Ulak Surung dibutuhkan anggaran sekitar Rp971 juta.

Berita Sejenis

Lima Cara Menyenangi Proses Belajar

Lima Titik Pipa PDAM Linggau Bocor

Suporter SFC: Dzumafo Itu Bio Paulin Kedua

1 daripada 3.103

“Anggaran yang tersedia saat ini hanya lebih kurang Rp400-an juta maka untuk program ini kita akan gandeng pihak swasta dalam hal ini gunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) baik perbankan maupun swasta lainnya,” tegasnya.

Sementara itu Plt Dinas Perumahan dan Pemukiman Emra Endi menjelaskan, saat ini sudah ada distributor cat yang sudah menawarkan diri untuk ikut berpartisipasi dalam program kampung warna warni.  Hanya saja distributor cat tersebut akan memberi diskon 30 persen dari harga jual.

“Kalau kita kaji dari minimnya anggaran yang kita miliki ada baiknya kita terapkan sistem kontrak dengan distributor cat.  Sebab dengan diskon yang meŕeka berikan maka bisa menambah volume pengecatan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau Yeti Oktarina Prana mengharapkan kampung warna warni di dua kelurahan yang diharapkan akan menjadi salah satu ikon wisata  Lubuklingau tersebut tidak hanya menjadi kunjungan wisatawan domestik untuk berselfi ria, tetapi juga menjadi pendapatan bagi warga setempat maupun PKK sendiri.

“PKK Kota Lubuklinggau memiliki berbagai produk-produk unggulan, produk-produk tersebut juga bisa dijual di dua kelurahan tersebut,” jelasnya.korankito.com/dhia