Bolos Sekolah, Jadi Korban Begal Jakabaring

Viki, korban begal Jakabaring saat melapor di SPKT Polresta Palembang.foto/deny

Palembang- Gara-gara bolos sekolah, Viki Andrea (17) pelajar SMK Gajah Mada (GAMA) III bersama teman perempuannya Tiara (14) pelajar SMPN 44 Palembang, menjadi korban kawanan pelaku begal sepeda motor.

Viki harus kehilangan sepeda motor kesayangannya Honda Beat putih biru. Ia kemudian membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (22/2) pukul 10.00.

Viki mengatakan, kejadiannya berawal saat hendak pergi sekolah. Namun, dikarenakan sudah terlambat, keduanya memutuskan untuk ke kawasan Danau OPI, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

“Karena sudah lama di Danau OPI, kami memutuskan untuk pulang ke rumah. Tetapi tidak langsung pulang, kami duduk-duduk dulu di kawasan Dekranasda Jakabaring,” ujarnya saat melapor di ruang SPKT Polresta Palembang.
Ketika sedang asyik duduk, remaja yang tinggal di Jalan Panca Usaha, Lorong Langgar, Kelurahan 5, Kecamatan SU I Palembang ini, didatangi dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor matic.

“Mereka mengeluarkan pedang dari balik bajunya, saya langsung dibacoknya. Sempat saya tangkis, namun beruntung hanya bagian tumpulnya saja yang ia bacokan kepada saya,” terangnya.

“Mereka berdua, badan mereka besar-besar semua menggunakan jaket dan helm. Naik motor matic Yamaha Mio 125 CC. Saya berharap, pelaku cepat ditangkap oleh pihak kepolisian,” tambah Viki.

“Saya takut, jadi langsung berlari meminta bantuan kepada orang lain. Namun, tidak ada yang menolong saya,” imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Sudah kita terima laporannya dan akan segera diselidiki dulu, ” pungkasnya.korankito.com/denny