Pelunasan ‘Hutang’ KONI Palembang Masih Menunggu Dispora

Ketua KONI Kota Palembang Suparman Romans. Foto/Resha

Palembang – Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang hingga saat ini belum juga ada kejelasan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang. padahal anggaran yang berasal dari APBD kota Palembang tersebut sangat dibutuhkan untuk kemajuan olahraga di Palembang.

Sebelumnya, KONI Kota Palembang sendiri harus mengeluarkan dana hingga Rp 8 miliar untuk membiayai program cabang olahraga (cabor) dan bonus atlet. Namun, lantaran dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terbatas, mereka kemudian menutupi biaya tersebut dengan biaya operasional sekretariat KONI kota Palembang.

“Waktu itu, asumsi kami akan ditutupi dalam APBD Perubahan 2016. Rupanya tidak diakomodir,” ujar Ketua KONI Kota Palembang Suparman Romans, Senin (20/2).

Dikatakannya lebih lanjut, hal itu dikarenakan anggaran KONI Kota Palembang terkena defisit anggaran oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sehingga, ia langsung ‘mengadu’ kepada Pemerintah Kota Palembsng melalui audiensi dengan Walikota Palembang, Harnojoyo.

“Kita kemarin audiensi, atas arahan pak wali, kebutuhan kita akan dikoordinasikan langsung dengan Dispora Kota Palembang,” terangnya.

Pembicaraan tersebut untuk membahas kebutuhan peralatan, operasional dan ‘hutang’ yang telah dikeluarkan oleh KONI Kota Palembang tadi. Jika sudah rampung, maka akan dimasukkan dalam APBD induk 2017 mendatang untuk dicairkan

“Sudah diutus staff oleh Dispora Kota Palembang, membicarakan hal tersebut dan menyusun anggaran APBD induk 2017 mendatang,” tukasnya. (korankito.com/resha)