Ketua Suporter Pertanyakan Strategi Widodo C Putro

Palembang-Jajaran pelatih Sriwijaya FC mulai dipertanyakan suporter. Pasalnya, Laskar Wong Kito terlihat bermain terlalu bertahan tanpa terlihat agresif dalam menyerang.

Meski posisi Sriwijaya FC masih dalam aman lantaran mengantongi empat poin, namun tidak seharusnya anak asuh Widodo C Putro terlalu bermain pasif.

Menurut Ketua Singa Mania Ariyadi Eko, meski Sriwijaya FC masih aman bukan berarti permainan menjadi lebih santai. “Mungkin terlalu enjoy bertahan, jadinya bertahan terus. Tapi serangan balik harus ada, kalau digempur, habis kita. Oke bertahan, tapi jangan parkir bus,” ucapnya saat dihubungi, Senin (20/2).

Menurut pria yang akrab disapa Dugong ini, Sriwijaya FC sebenarnya beruntung bisa melesat ke babak delapan besar. Sebab, beberapa tim lain memiliki selisih skor yang tipis.

“Kita poinnya sama dengan PSM Makassar, tapi menang poin. Apalagi Bali kemarin, untung kalah lawan Barito. Kalau menang, kita gagal,” tukasnya.

Hal yang sama dikatakan juga oleh Edi. Ketua suporter Sriwijaya Mania ini menyayangkan strategi pelatih yang saat ini dianggap over defensive ketimbang menyerang.

“Kalau kita main selalu bertahan ya ga bisa juga. Kalau bertahan terus, lama-lama habis kita kalau diserang. Boleh bertahan, tapi harus ada unsur menyerang juga seperti counter attack. Kalau bertahan terus ya habis kalau digempur oleh musuh,” tambahnya.
“Jangan terlalu takut-takut. Aturlah strategi. Kalau kita kalah strategi. Kalau bertahan terus, ga bagus. Untuk apa lisensi tinggi, ga berguna. Target kita kan juara, kalau memang tidak bagus ya buang,” pungkasnya. korankito.com/Resha