Bisa Dipercaya

Warga Desa Rantau Keroya Belum Miliki PDAM

 

 

Musi Banyuasin-Warga yang tinggal di bantaran Sungai Musi di  Desa  Rantau Keroya, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, belum memiliki sarana pengolahan  air bersih berupa Perusahan Daerah  Air Minum (PDAM). Padahal program Pemerintah Kabupaten Muba setiap desa harus sudah tersaluri air bersih PDAM, namun nyatanya masih memanfaatkan air Sungai Musi untuk kebutuhan sehari-hari seperti Mandi, Cuci, dan Kakus.  Mirisnya, mereka masih menggunakan jamban terapung di sepanjang  Sungai Musi untuk MCK.

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Berdasarkan pantauan Koran Kito, di lapangan, di Dusun Satu, Desa Rantau Keroya , Kecamatan Lais,  masih banyak  warga  yang memanfaatkan jamban apung dan air sungai untuk menanak nasi dan air  minum. Jika musim hujan,a warga  memanfaatkan air Tadah Hujan.

Menurut warga bernama Sarowi (61), warga Dusun I masyarakat Rantau Keroy belum tersentuh  oleh Proyek Air bersih, mulai  dari Proyek Pamsimas, sumur bor, atau Perusahan Daerah  Air Minum( PDAM).

Sarowi  menambahkan, masyarakat desa sangat membutuhkan air bersih. Pasalnya, jika terus menggunakan air Sungai Musi  dikhawatirkan air sungai ini bakal mengganggu kesehatan.

Hal yang sama juga disampaikan tokoh masyarakat, Mang  Oyok (55), Kadus Dusun II, juga mengakui sudah lama warga mendambakan air bersih di Desa Rantau Keroya.

Menurutnya, sudah setiap  tahun diusulkan melalui Musrendes,  mesrembang kepada pemerintah kabupaten, namun belum ada realisasi sampai sekarang untuk membangun PDAM di Desa Rantau Keroya. “Jangankan bangunan Proyek PDAM,  PamSimas atau  sumur bor belum tersentuh sama sekali,” ujarnya.

Kepala Desa Rantau Keroya Nizar Zainudi   membenarkan apa yang disampaikan warganya   terkait masalah air bersih. “Harapannya  kepada dinas terkait dapat membangun  sarana air bersih  di Desa Rantau keroya . Jadi warga tidak lagi mengkonsumsi air Sungai Musi,” katanya.

Di tempat terpisah, Heriyadi, anggota DPRD Muba saat kunjungan Reses di Desa Teluk Kijing III, Kecamatan lais, mengatakan, warga juga meminta dibangunkan boster PDAM agar warga dapat menikmati sarana air bersih  karena daerah ini merupakan dataran tinggi dan sulit mendapatkan mata air.

”Akan kita laporkan ke pimpinan agar desa-desa yang belum memiliki sarana air bersih di kecamatan Lais agar dapat dibangun sarana air bersih. kita usulkan kepada pemerintah agar dapat dicarikan solusi untuk sarana air bersih bagi warganya,” tegasnya.heri

 

———–