PSSI Sumsel Bidik Dua Putra Derah Masuk Timnas U-19

Ketua Asprov Sumsel Musni Wijaya

 

Palembang-Dalam seleksi nasional PSSI untuk menentukan formasi Timnas U-19, Asosiasi Provinsi (Asprov) Sumsel menargetkan dua putera daerah mampu menembus skuad inti.

Menurut Ketua Asprov Sumsel Musni Wijaya, potensi pesepakbola saat ini banyak yang berasal dari luar Palembang. Untuk itu setidaknya dari 20 orang yang telah ditetapkan ikut seleknas, ada dua orang yang masuk dalam formasi inti skuad U-19 Timnas Garuda.

“Kita harus realistis. Tapi ada potensi dari OKU Timur, Muba, Prabumulih, dan Palembang. Pembinaan sudah dijalankan di daerah-daerah, tinggal persaingan posisi yang akan menentukan nasib mereka,” ujarnya.

Diakuinya, persaingan posisi yang dimaksud tak lain adalah posisi yang dipilih oleh peserta seleksi yang bersangkutan. Jika posisi tersebut diminati oleh banyak orang, meskipun ia unggul di daerahnya, bisa saja tergeser ketika seleksi nasional nanti.

“Tidak menutup kemungkinan juga peserta yang biasa saja, bisa masuk dengan mudah karena posisi tersebut sepi peminat. Jadi faktor tersebut bisa menentukan,” ungkapnya yang juga Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Provinsi Sumsel ini.

Menurutnya, beberapa posisi masih minim peminat seperti kiper dan lini belakang. Bisa saja dalam formasi tersebut, peluang untuk masuk lebih besar karena persaingan yang tak terlalu ketat.

Asprov PSSI menyetorkan 20 nama untuk diajukan dalam seleksi tersebut. Mereka berasal dari beberapa orang yang diambil dari Kejuaraan Suratin Cup tahun lalu, lantaran usianya masih di bawah 19 tahun. Namun, dipersilakan juga untuk mengirim kembali bibit potensial asalkan benar-benar berpotensi tinggi.

“Kita tetap mempersilakan mereka mengirim. Tapi kita dahulukan untuk yang di kuota dulu. Mereka yang tidak termasuk kuota tadi, akan kita utamakan masuk cadangan,” ungkapnya.

Namun hingga saat ini, waktu dan tempat penyelenggaraan seleksi belum dipastikan akan digelar dimana. Sumsel sendiri telah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah karena fasilitas olahraga yang tersentralisasi di Jakabaring Sport City (JSC), namun belum ada balasan. “Kita akan menunggu informasi lebih lanjut dari PSSI Pusat,” pengkasnya.korankito.com/Resha