Ibu Hamil 9 Bulan Tewas Ditembak Perampok Bertopeng

Ernawati yang tengah hamil 9 bulan tewas ditembak perampok.foto/dhia

 

MUSIRAWAS -Begal sadis kembali beraksi di kabupaten Musirawas (Mura). Kali ini yang menjadi korban adalah pasangan suami istri Yanto (40) dan Ernawati (35), warga Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan.

Aksi pembegalan terjadi pada pada hari Sabtu (18/2) sore, tepatnya di jalan setapak Lubuk Perimbun, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan.

Para pelaku berhasil menggasak uang sebesar lima juta rupiah. Tak hanya itu, para pelaku juga dengan sadis menembak Ernawati yang tengah hamil sembilan bulan di kepalanya hingga meregang nyawa di tempat.

Berdasarkan informasi dihimpun Koran Kito, saat itu Yanto dan Ernawati baru pulang dari Kota Lubuklinggau hendak menuju rumahnya di desa Lubuk Pandan. Setibanya di Jalan Poros Lubuk Perimbun, pasutri malang ini dihadang oleh tiga orang tidak dikenal yang menggunakan penutup wajah (sebo).

Usai memberhentikan motor Yanto dan Ernawati, seorang pelaku langsung menodongkan senjata api sembari menanyakan siapa apakah yang bernama Yanto. Setelah mengetahui yang melintas itu adalah Yanto, para pelaku langsung meminta uang yang dibawanya.

Namun Yanto sempat melakukan perlawanan dengan berkelahi dengan salah satu pelaku. ‎Melihat temannya bergumul dengan Yanto, pelaku lainnya menembakan senjata api rakitan ke kepala Ernawati sebanyak dua kali hingga tersungkur ke tanah. Melihat Ernawati terkapar, para pelaku langsung mengambil uang sebesar Rp 5 juta dari tangan Ernawati. Ketiga pelaku langsung melarikan diri.

Pasca kejadian Ernawati langsung dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan untuk mendapat pertolongan, namun sayang nyawanya tak bisa terselamatkan.

Awan, keluarga korban mengatakan, Yanto dan Ernawati dicegat tiga orang tidak dikenal yang diduga perampok. “Mereka memang bawa uang Rp8 juta, yang bawa istrinya. Tapi yang berhasil diambil perampok itu hanya Rp5 juta, sedangkan yang Rp3 juta masih ada,” ungkapnya.

“Yanto bajunya saja yang robek akibat kena bacok. Bacokan itu mengarah ke punggung dan tangan. Terus dia coba lari, mungkin kalah jumlah,” tuturnya.

Sementara Kapolres Musirawas (Mura) AKBP Hari Brata melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Nasharudin, membenarkan kejadian tersebut. “Selain melakukan olah TKP, kita juga sudah melakukan pemanggilan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa pembegalan itu, bahkan personel Polsek Muara Lakitan dengan dibantu beberapa warga sempat melakukan penyisiran guna mencari para pelaku,” ungkapnya.

“Masalah motif dan dugaan kita tidak mau berspekulasi, apakah benar dirampok atau ada motif lain. Yang jelas sekarang kita sedang melakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.korankito.com/Dhia