Topang Lumbung Pangan, Bangun Pabrik Gula dan Tapioka

 

Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H Syarif Hidayat

Muratara – Gerak cepat meningkatkan perekonomian dan bangkit untuk menyejahterakan masyarakat terus dilakukan  oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) salah satunya dengan mendatangkan banyak investor.

Hal ini diwujudkan dengan membangun dua pabrik pangan sekaligus, yang rencananya peletakan batu pertama dilakukan  11 Juni 2017 mendatang, bertepatan dengan ulang tahun kabupaten Muratara, sebagai upaya pertanda pembangunan ekonomi di mulai di Bumi Berselang Serundingan.

“Kita sadar meski pun kepemimpinan Syarif Devi baru satu tahun. Tapi dengan adanya lounching itu menandakan bahwa pemerintah sangat serius untuk melakukan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Bila nantinya pabrik gula ini sudah beroprasi maka kebutuhan gula dari kabupaten kota di Sumsel sudah bisa terpenuhi,” ungkap Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H Syarif Hidayat saat dibincangi awak media, Jumat (17/2).

Dijelaskannya, investor pabrik gula yang siap masuk tersebut yakni group gula gorontalo, dan Tene Group, untuk lahan yang disiapkan dari dua pabrik itu sekitar 20 hektare (ha) yang terletak di wilayah Kecamatan Muara Rupit, Rawas Ilir, dan Rawas Ulu.

“Sejauh ini perusahaan tersebut sedang dalam pengurusan izin lokasi. Setelah semua izin selesai baru dilakukan pembebasan lahan, namun ada juga yang sudah mulai proses ganti rugi lahan,” ujarnya.

Sementara Kepala Bapeda Kabupaten Muratara Erwin Syarif menyatakan mendukung penuh langkah yang diambil oleh Bupati Muratara, bahkan menurutnya dengan masuknya perusahaan gula tersebut sangat menguntungkan masyarakat.

“Mengingat saat ini harga sawit dan karet yang selalu menjadi andalan masyarakat Muaratara sekarang sedang turun. Bahkan diprediksi setelah perusahaan itu berjalan akan mampu merekrut karyawan sampai1500 orang , semua di upayakan karyawan yang di rekrut itu berasal dari Muratara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selain pabrik gula yang akan segera di bagun. Pemkab Muratara juga akan membangun pabrik pengolahan tepung tapioka, bahkan pemkab sudah menyiapkan lahan seluas 600 ha yang tersebar dikecamatan Karang Jaya.

“Setelah tebu, nanti tapioka, investornya dari Jakarta yang selama ini pabrik tapioka miliknya sudah beroprasi di kendari. Untuk mewujukan itu semua kita meminta dukungan semua pihak terlebih masyarakat kabupaten Muratara agar rencana yang sudah dibuat oleh pemerintah bisa terwujud demi bangkitnya kabupaten Muratara,” pungkasnya. (korankito.com/dhia)