Dipisahkan Dengan Istri, Seorang Pemuda Pilih Gantung Diri 

GANTUNG DIRI – Polisi dibantu warga saat mengevakuasi jenazah Dayat (28) yang ganting diri di kamar mandi rumahnya. Foto/denny

Palembang – Dayat (28), pemuda yang tinggal di Jalan Silaberanti Kelurahan Silaberanti Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya, Sabtu (18/2) pukul 07.00.

Ironisnya, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran permasalahan rumah tangga. Ia, dipisahkan dengan istrinya berinsial CT (25) yang baru saja ia nikahi bulan November tahun lalu oleh mertuanya sendiri.

Berdasarkan data dihimpun, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh adik kandung korban bernama Septi Rahmawati (23). Dimana ketika itu, saksi hendak menggunkan kamar mandi tersebut.

Namun kenyataannya, pintu kamar mandi tersebut dalam keadaan tertutup rapat dan terkunci dari dalam. Septi pun, mencoba menggedor-gedor pintu tersebut, akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi.

“Jadi, saya panggil suami untuk mendobrak pintu itu. Pas sudah terbuka, melihat kalau kakak saya sudah meninggal dunia dalam keadaan tergantung,” ucapnya saat ditemui di rumah duka.

Sehari sebelum ditemukan tewas, lanjutnya, korban sempat curhat kepada dirinya. korban mengatakan kalau sudah tidak sanggup lagi untuk hidup. Namun, ketika itu juga, Septi langsung menasehati kakak kandungnya itu.

“Dia sempat bilang kalau sudah tidak tahan lagi untuk hidup. Langsung saya katakan sudahlah kak, yang berlalu sudah berlalu. Kita buka lembaran baru saja dan kamu harus berubah dari sekarang,” jelasnya.

Septi menjelaskan, korban Dayat mempunyai masalah rumah tangga dengan istrinya. Menurutnya, CT pergi bersama orangtuanya meninggalkan korban ketika pernikahan keduanya baru berumur dua minggu.

“Sudah empat bulan lebih dia ditinggal oleh istrinya, sampai sekarang tidak tahu kemana dan tidak ada kabar. Waktu itu, istrinya dijemput oleh orangtuanya, diajak pulang ke rumahnya,” jelasnya..

Mendapati adanya korban gantung diri, Unit piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Unit INAFIS, piket Reskrim Polresta Palembang dan anggota Polsek SU I Palembang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek SU I Palembang, Kompol M Khalid Zulkarnain mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Ya memang benar ada korban gantung diri, kita sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tidak ada kekerasan ditubuhnya, ia murnu bunuh diri,” tutup Khalid. (korankito.com/denny)