Bawa Bayonet, Dua Siswa SMAN Diciduk Sabhara

Dua pelajar SMAN digelandang ke Polresta Palembang lantaran kedapatan membawa senjata tajam.foto/deny

 

Palembang- Diduga hendak melakukan aksi begal, dua siswa sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Palembang, berinisial RS (15) dan MRA (15) diciduk anggota Satsabhara Polresta Palembang.

Keduanya ditangkap polisi saat duduk di kawasan Jalan Gubernur HA Bastari, tepatnya depan Dekranasda, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, Sabtu (18/2) sore.

Dari tangan kedua pelajar kelas X ini, pihak kepolisian menemukan dua bilah senjata tajam pisau bayonet dan pisau pramuka di balik baju kedua tersangka.

Penangkapan kedua tersangka berawal dari anggota patroli Sabhara Polresta Palembang melakukan patroli. Petugas melihat gerak-gerik kedua pelajar mencurigakan. Saat didekati RS terlihat memasukan pisau ke dalam jok sepeda motor Yamaha Vega ZR merah yang dibawanya.

“Kita tangkap, dan melakukan penggeledahan. Ketika itu juga kita kembali menemukan sajam yang diselipkan di balik bajunya,” kata Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara, saat dimintai konfirmasi.

Selanjutnya, kedua tersangka diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Keduanya kita serahkan ke Reskrim untuk pengembangan. Diduga pelaku hendak melakukan pembegalan di wilayah tersebut, karena kita ketahui wilayah itu rawan tindak kriminal begal motor,” tambahnya

Tersangka MRS membantah akan melakukan aksi begal. Menurutnya, pisau tersebut ia bawa untuk jaga diri dari begal di wilayah Jakabaring.

“Bukan untuk membegal, untuk kami berjaga-jaga saja. Kalau, nanti diganggu oleh orang. Baru pertama kali ini membawa sajam,” ujar remaja yang tinggal di Jalan KI Marogan, Kecamatan Kertapati Palembang ini.(korankito.com/denny)