Kakak Tiri Pemimpin Korut Terbunuh, Pacar WNI Siti Aisyah Ikut Ditangkap

Indonesia tengah jadi perbincangan. Penyebabnya, Siti Aisyah, wanita asal Serang, Banten, diduga membunuh Kim Jong Nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara (Korut) di Bandara Kuala Lumpur Malaysia.

Siti Aisyah bersama wanita asal Vietnam, Doan Thi Huon (29), diduga menghabisi Kim Jong Nam dengan cara menyemprotkan racun ke wajahnya.

Racun apakah yang digunakan Siti Aisyah, sehingga bisa membunuh Kim Jong Nam dengan waktu yang sangat singkat? Kepolisian Malaysia telah melakukan pemeriksaan post-mortem, tetapi hasilnya belum diumumkan ke publik.

Siti Aisyah diduga menggunakan risin atau ricin, protein beracun yang terkandung dalam pohon jarak (Ricinus communis) atau tetrodotoxin yang diekstrak dari ikan buntal. Racun ini bekerja dengan cepat, sehingga mungkin itu yang dipakai. Sementara, tetrodotoxin bisa melumpuhkan dan membunuh korbannya dengan sangat cepat.

Telegraph.co.uk melaporkan, racun ricin lebih mematikan 1,200 kali dari racun sianida. Racun ricin menyebar secara cepat ke seluruh tubuh dan menyerang hati serta ginjal.

Usai kejadian itu, Kim Jong Nam langsung mual dan sakit perut. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun Kim Jong Nam tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kedua mata Kim Jong Nam memerah dan bengkak.

Sejauh ini, tiga terduga pelaku telah ditangkap, yakni Siti Aisyah, Doan Thi Huong, dan kekasih Siti Aishah, Muhammad Farid bin Jalaluddin (26) asal Malaysia.

 

Kepala Kepolisian Malaysia Inspektur Jenderal Tan Sri Khalid Abu Bakar menyatakan, wanita berumur 25 tahun itu untuk sementara akan ditahan selama tujuh hari menunggu proses persidangan lebih lanjut.

Abu Bakar mengatakan, wanita terduga pembunuh Kim Jong Nam dari Indonesia ini dikenali sebagai Siti Aisyah (25). Ia berasal dari Serang. Identitas itu diketahui dari dokumen yang didapat polisi saat menangkap Siti Aisyah. Siti ditangkap di lapangan terbang Antarabangsa Kuala Lumpur.

Polisi juga mencari tas Dior, yang tersandang di bahu kiri Doan Thi Huong saat kejadian. Tas tersebut diduga menyimpan botol berisi racun yang digunakan membunuh Kim Jong Nam.

Sekadar info, Kim Jong-nam bertahun-tahun dihantui kematian sejak melarikan diri dari Korea Utara. Jong-nam selalu bepergian disertai pengawal. Dalam perjalanannya ke Asia dan kadang-kadang Eropa, ia kerap menggunakan paspor palsu.

Kim Jong Nam dibunuh di Bandara Kuala Lumpur Malaysia. Saat dibunuh, ia lepas dari pengawalan jelang penerbangan ke Makau. Ia dieksekusi di area perbelanjaan di bandara. O wib / berbagai sumber