Bisa Dipercaya

Duel Lawan Begal, Abdu Dilarikan ke Rumah Sakit

BEGAL : Unit Identifikasi dan piket SPKT Polresta Palembang melakukan olah TKP terhadap mobil korban. Foto/Denny

Palembang – M Abdu Nugroho (18), seorang mahasiswa ini, harus mengalami luka tikam di leher serta tangan kirinya, usai berduel satu lawan satu dengan pelaku begal yang hendak membegal dirinya.

Akibatnya, remaja yang tercatat sebagai warga Komplek Permai Indah, Blok A07, Kecamatan Kalidoni, Palembang harus dilarikan ke Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang untuk mendapat perawatan intensif.

Berita Sejenis

Juruparkir Todong Penumpang Bentor

Empat Begal ‘Cilik’ Dicokok Polisi

Motor Baru Ulfa Dirampas Begal

1 daripada 34

Atas kejadian tersebut, ayah kandung korban Mayor (47) membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jum’at (17/2) sekitar pukul 10.00.

Berdasarkan pengakuan korban, Mayor menuturkan kejadian itu berawal ketika anaknya sedang menunggu temannya di Jalan Tasik, Lorong Kartini, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, Kamis (16/2) pukul 02.00.

Kemudian, datang dua orang lelaki tak dikenalnya dengan mengendarai sepeda motor. Lalu, satu orang pelaku mendekati korban seraya mengacungkan senjata tajam (sajam) jenis pisau. “Mereka meminta serahkan ponsel dan kunci kontak mobil Honda nopol BG 1785 MN yang sedang dibawa oleh anak saya itu,” ucap Mayor saat memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Mendapati dirinya hendak dibegal, terlapor mencoba melawan dengan merebut sajam yang dibawa oleh pelaku. Sehingga, terjadilah perkelahian antara keduanya, hingga korban mengalami luka-luka. “Anak saya melawan, jadi mereka berkelahi. Namun, anak saya kena tikaman pelaku di leher dan di tangan. Melihat, anak saya terkapar pelaku kabur meninggalkannya tidak bawa apa-apa,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Akan segera kita lakukan penyelidikan apa motif kejadian ini,” tutupnya. (korankito.com/denny)