Bupati Aswari Gelar Istighotsah bersama Keluarga Besar NU Lahat

Acara Istighotsah Bupati H Aswari Riva’i bersama keluarga besar Nahdatul Ulama (NU) kabupaten Lahat, jajaran pemerintah kabupaten Lahat, dan Kapolres Lahat AKBP Rantau Isnur Eka Sik, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat Rabu (15/02). Foto/hms

LAHAT –  Bupati H Aswari Riva’i dan  jajaran pemerintah kabupaten Lahat bersama keluarga besar Nahdatul Ulama (NU) atau Nahdiyin kabupaten Lahat menggelar Istighotsah di pendopoan rumah dinas Bupati Lahat.  Acara tersebut juga dihadiri Kapolres Lahat AKBP Rantau Isnur Eka Sik, Dandim 0405 Lahat, beserta alim ulama. Rabu (15/02). Acara Istighozah ini dipimpin oleh Ustads KH Sunaryo, dan ditutup dengan pemanjatan doa. Rabu (15/2).

Bupati Lahat H Aswari Riva’i dalam sambutannya mengatakan, apa yang dilaksanakan hari ini sungguh luar biasa, karena selain mengajarkan pribadi untuk selalu mawas diri dan ingat akan kebesaran Allah SWT, juga untuk mendoakan yang terbaik bagi kabupaten Lahat dan juga Indonesia umumnya.

“Disini kita sama sama menundukkan diri, merenungi diri, dan sekaligus bermunajat kepada Allah SWT, agar selalu diberikan limpahan Rahmat serta Hidayah terbaiknya, terutama dalam menjalani kehidupan sehari hari,” ungkap Aswari.

Seperti diketahui, belakangan ini seringkali menyebar info info tentang kehidupan bermasyarakat, baik tentang pribadi seorang tokoh publik, pemimpin atau yang lainnya, yang kebenarannya terkadang menyesatkan, dengan maksud mengadu domba dan merusak suasana. Untuk itu, kepada segenap warga NU yang ada, kiranya bisa lebih mawas diri, seraya terus berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar tak mudah terprovokasi.

“Semuanya terkadang belum jelas kebenarannya. Jadi ayo, kita sama sama kuatkan barisan, agar fitnah dan juga provokasi tak mudah masuk diantara kita, yang justru hanya akan berdampak negatif di kehidupan bermasyarakat,” tegas Aswari lagi.

Sesepuh NU Lahat, Ustads KH Khusnuddin Karim Alhafiz menyatakan dukungan atas apa yang disampaikan bupati diatas. Menurutnya, memang kunci bagi seorang muslim untuk terhindar dari semua gangguan duniawi adalah selalu mengingat dan berpegang teguh pada ajaran Allah SWT dan juga Sunnah Rasulullah SAW, dan kira kegiatan seperti ini kedepannya untuk bisa lebih intens dilaksanakan, agar sama sama merasakan ketenangan, ketentraman, dan mencegah terjadinya perpecahan diantara sesama umat beragama dan bermasyarakat.

“ Kami bangga atas prakarsa yang diusulkan pemkab Lahat, dalam hal ini bupati, untuk melaksanakan kegiatan ini. Semoga saja, kedepan bisa lebih dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi, baik itu kualitas atau intensitasnya,” urai Khusnuddin Karim.

Selain melaksanakan agenda Istighotsah, kegiatan ini juga sekaligus mengukuhkan kepengurusan Persatuan Guru Nahdatul Ulama (PERGUNU) kabupaten Lahat masa bhakti 2016 – 2019. Sesuai dengan mandat dan keputusan pengurus pusat, di Lahat sendiri PERGUNU kedepan bakal dipimpin oleh Taufik Syakni. (korankito.com/hms/***)