Aturan Ketat Porprov, Karate Tak Terpengaruh

Palembang – Meskipun aturan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 Sumsel diperketat, cabang olahraga Karate sepertinya tak terlalu dipusingkan dengan hal tersebut. Sebab, sumber daya manusia di karate masih mendukung.

Seperti, masalah pembatasan usia dalam perhelatan dua tahunan tersebut. Karate memiliki stok melimpah untuk atlet yang akan berlaga dibawah usia 21 tahun.

“Tinggal, pembinaan yang akan kita genjot lagi,” ujar Ketua Harian Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Sumsel Hoesni Yoesof.

Sambungnya, Karate saat ini memang tengah giat dalam menggalakkan olahraga beladiri tersebut. Pelajar di bawah SMA pun dibidik agar menjadi karateka penerus selanjutnya.

“Ya tinggal kita liat hasil pembinaan kita. Untuk di Palembang saja, kemajuannya cukup pesat karena di sekolah-sekolah ada ekstrakurikulernya. Jadi pembatasan usia itu, ga ada masalah sebenarnya,” tukasnya.

Dalam perhelatan multi event olahraga tersebut, Sumsel sebagai penyelenggara telah menetapkan beberapa batasan. Seperti, usia atlet dibawah 21 tahun. Hal ini untuk mempersiapkan stok atlet untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang. (korankito.com/resha)