Pemuda Tempirai Galang Dana Untuk Putri

Pali – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam relawan Tempira Bersatu, melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya akomodasi pengobatan Putri, yang di rujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta (RSCM)

Bocah umur tiga tahun enam  bulan, dari pasang Siri dan Mega, warga Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI diagnosa dokter  menderita penyakit klep jantung bocor (katup jantung bocor). Rencananya Putri, bersama kedua orangtua dan petugas medis, akan berangkat ke RSCM, Jakarta Pusat.

Sebelumnya Putri, mendapat rujukan  ke RS Talang Ubi, RSMH Palembang. Kardus sumbangan yang dibawa relawan Tempirai Bersatu, bertulis Aksi Penggalangan Dana Operasi Jantung Bocor Untuk Adek Putri, Binti Siri Bayumi Asal Desa Tempirai.

Relawan tersebut bergerak mulai Jumat (10/2), tersebar di  Desa Timpirai Induk, Utara, Selatan, Timur dan Barat, Kecamatan Penukal, dan desa tetanga lainnya. Hingga saat ini, dana tersebut lebih dari Rp 15 juta, uang tersebut akan diserahkan kepada keluarga Putri, dihadiri perangkat pemerintah setempat dan relawan.

Ketua relawan Tempirai Bersatu, dr Buje Aulio mengatakan aksi sosial tersebut untuk membantu biaya akomodasi dan transportasi Putri bersama keluarganya saat menuju ke RSCM, Jakarta Pusat.

“Untuk biaya pengobatan, Putri sudah ditanggung oleh pemerintah, sedangkan dana yang di kumpul (relawan) untuk biaya akomodasi dan transportasi  Putri dan keluarganya, menuju ke Jakarta,” ujar  dr Buje yang berdinas Puskesmas Tempirai.

Dia mengatakan, Putri, akan berangkat menuju RSCM, Jakarta Pusat, Senin (13/2) sore. Relawan juga berbangga atas antusias warga yang memberikan uang sumbangan secara sukarela.

“Untuk jumlah penggalangan dana, keseluruhan sudah mencapai Rp 15 juta, dan bantuan itu akan segera diserahkan, kepada keluarga Putri,” ujarnya.

Ditambahkan, Kades Muara Ikan, Pausy Ahmad mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten PALI dan tim relawan atasi kepeduliannya terhadap Putri yang menderita penyakit jantung bocor.

“Tempirai Bersatu, artinya seluruh desa yang punya asal usul Tempirai ikut membantu Putri,” kata Pausy, putra asal dari Tempirai Utara.

Ia menjelaskan, untuk saat ini Putri bersama orangtua sedang tinggal di tempat kerabatnya di Palembang, sambil menunggu keberangkatan  ke Jakarta, Senin (13/2) sore.

Sebelumnya Putri, sempat dirawat di rumahnya selama dua bulan, setelah diagnosa oleh dokter, jantung bocor. Ia dianjurkan dokter berobat di Jakarta. Namun, keterbatasan biaya akhiranya di rawat seadanya oleh orangtua.

Hingga, akhirnya, Putri didatangi petugas Puskesmas setempat dan dirujuk ke RSUD Pendopo, selanjutnya di rujuk RSMH Palembang, kemudian Senin (13/2) dirujuk ke RSCM Jakarta Pusat, untuk dioperasi. (korankito.com/cr1)