Bisa Dipercaya

Perahu dan Sungai Musi jadi Branding Pariwisata Sumsel

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menerima audensi PT. Markplus Indonesia dalam rangka sosialisasi branding pariwisata Sumsel, di Griya Agung Palembang, Senin (13/2).

Markplus Indonesia merupakan perusahaan yang dipercaya memprakarsai terkait branding wisata Sumsel dan sudah menyimpulkan bahwa posisi perancangan brand dari wisata Sumsel adalah Light Advanture.

Berita Sejenis
1 daripada 3

Direktur Markplus Indonesia, Hermawan Kertajaya mengatakan, pertemuan ini adalah finalisasi terkait sosialisasi branding wisata Sumsel, dan sudah disepakati bersama dengan istilah Explore Your South Sumatra.

Branding tersebut artinya memberikan pilihan kepada wisatawan untuk menjelajah Sumsel dengan tiga jalur wisata Kota Palembang, serta seluruh Kabupaten dan Kota lainnya. Disamping itu, ada tiga unsur penting wisata Sumsel yakni MICE, Sport dan Festival.

“Jadi kita tidak membicarakan Palembang saja, melainkan seluruh Sumsel, seperti maunya Gubernur agar ini bukan hanya di Palembang saja melaikan di seluruh wilayah Sumsel dengan harapan adanya gerakan untuk bersama memajukan pariwisata Sumsel,” terangnya.

Lanjut Hermawan Kertajaya, selama beberapa bulan tim dari Markplus Indonesia telah bekerja dan mencari secara keseluruhan elemen apa yang ada untuk dijadikan branding wisata Sumsel, serta menyusun perjalanan dari brand itu sendiri, mulai dari strategi, personality, expression, hingga sampai pada logo dari branding itu sendiri.

“Saya sudah banyak diundang kepala daerah tetapi kebanyakan hanya bisa mengeluh. Kalau saya lihat Pak Alex luar biasa, jago menarik minat investor dan jago menarik dana dari luar. Saya yakin pariwisata Sumsel akan maju,” ujarnya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, banyak hal yang bisa diangkat untuk mempromosikan pariwisata Sumsel. Seperti halnya, antara Islam dan China sudah menyatu di Sumsel dan bahkan sejak zaman kerajaan Sriwijaya, China sudah ada di Sumsel.

Menurut Alex, sudah diputuskan terkait brandingnya pariwisata Sumsel, dan sudah disusun pihak Markplus Indonesia. “Nantinya ini akan kita sosialisasikan, sebab untuk mempromosikan suatu daerah harus ada brandnya terlebih dahulu,” tandas Alex.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Irene Camelyn mengungkapkan, Sumsel ini kaya akan objek wisata. Untuk itu dibutuhkan branding Sumsel yang baru, setelah 2018 lalu memiliki branding yakni Visit Musi.

Dijelaskan Irene, ikon perahu ketek dan Sungai Musi jadi branding Sumsel. Ikon branding tersebut memiliki warna emas, merah dan biru.

“Brandingnya sudah ditentukan oleh Gubernur Sumsel dan itu nantinya tak hanya dipakai oleh pemerintah melainkan seluruhnya. Branding ini terlebih dahulu dilakukan dengan penelitian, pendataan, analisa hingga logo,” jelas dia. (korankito.com/oen)