Pelajar SMP Dianiaya Sopir Angkot

Palembang – Frank S.C (14), seorang siswa kelas tiga Madrasah Tsanawiyah (Mts) I Palembang ini harus mengalami luka memar di wajahnya, setelah dianiaya oleh sopir angkutan kota (angkot) berinisial DD (40).

Tak senang dengan perbuatan terlapor, ibu korban Yuliani Sari (40) membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (12/2) sekitar pukul 12.00.

Dihadapan petugas piket, korban menuturkan kejadian itu berawal saat ia baru saja pulang dari sekolah, lalu menunggu angkot di Jalan Gebernur HA Bastari, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

Kemudian, angkot jurusan Perumahan OPI – Pasar Induk yang dikemudikan terlapor berhenti tepat di depan korban. Lantaran banyak wanita yang berada didalam angkot tersebut, Frank memutuskan untuk tidak naik.

“Karena banyak wanita jadi saya tidak jadi naik angkot itu. Dan wanita-wanita itu juga mengolok-olok saya,” ucap korban saat memeberikan keterangan dihadapan petugas.

Namun, tanpa korban duga, terlapor turun dari mobil serta langsung mencekik dan melakukan pemukulan. Sehingga, korban mengalami luka memar di bagian pipi sebelah kanan.

“Saya tidak tau masalahnya apa, tiba-tiba dia turun dan memukul saya. Kata ibu teman saya, nama sopir itu Dedi, dan nomor lambungnya 009. Saya minta dia cepat ditangkap,” tambah korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Akan kita selidiki, korban juga sudah dimintai untuk melakukan visum,” katanya. (korankito.com/denny)