Bisa Dipercaya

Kapolda Sumsel Akui Ada Anggota Terkena Peluru Rekan Sendiri

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengakui ada anggota terkena peluru rekan sendiri. Foto/Kardo

Palembang – Kasus penembakan dua anggota Ditreskrimum Polda Sumsel yakni Brigadir Berry dan Brigadir Kurniawan menyita perhatian banyak pihak. Termasuk pejabat tertinggi Polda Sumsel.

Termasuk Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto yang ditemui saat peringatan hari Pers Nasional. Kapolda mengatakan, dalam kasus tersebut, kedua anggota yang mengalami luka tembak salah satunya terkena tembakan rekan sendiri.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

Hal tersebut terjadi karena keadaan saat penggerebekan sudah cukup gelap. Saat akan ditangkap, ada pelaku yang mencoba melawan dan sebagian ada yang melarikan diri.

“Salah satu anggota ada yang tertembak peluru anggota sendiri. Tapi kita juga akan melakukan penyelidikan kembali agar saat penggerebekan, para anggota tetap tenang dan berkonsentrasi dalam menjalankan tugas,” ujar Kapolda, Senin (13/2).

Selain itu, pihaknya juga sudah menjelaskan kepada pihak keluarga kedua anggota. Pihak keluarga dapat menerima karena hal tersebut merupakan bagian risiko dari tugas kepolisian. Tapi tidak menutup kemungkinan, pihaknya akan melakukan koreksi kembali agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

“Kita sudah melakukan penjelasan dan pendekatan terhadap keluarga kedua anggota, agar tidak terjadi salah paham. Ini merupakan risiko dari tugas kepolisian. Saat ini kita akan lakukan koordinasi untuk melakukan koreksi internal terlebih dahulu,” jelasnya.

Masih dikatakan Kapolda, saat ini baik kedua anggota dan tersangka masih dirawat di rumah sakit. Selain itu, pihaknya juga menyita senpi milik tersangka yang digunakan saat baku tembak terjadi.

“Kedua anggota kini masih dilakukan perawatan intensif di RS Bhayangkara Palembang. Sedangkan tersangka Sulaiman sendiri juga masih dirawat, namun dalam pengawasan kita,” pungkas Kapolda. (korankito.com/kardo)