Bisa Dipercaya

40 SMA/SMK di Sumsel Segera Jalankan Full Day School

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Widodo. Foto/Eja

Palembang – Sedikitnya 40 Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/K) di Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera melaunching program Full Day School (FDS) yang nantinya dipusatkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba/Sekayu).

Sebelumnya, hanya empat SMA dan SMK yang ditunjuk sebagai pilot project FDS di Sumsel. Namun setelah adanya edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), setiap sekolah di 17 kabupaten/kota mempersiapkan diri untuk meningkatkan mutunya melalui FDS.

Berita Sejenis

Dewan OI Tolak Full Day School

SMAN 17 Palembang Sudah Terapkan Full Day School

Disdik Sumsel Segera Luncurkan Full Day School

Alhasil, dari 832 SMA dan SMK negeri maupun swasta di Sumsel, tersaringlah 40 sekolah yang terdiri dari 10 SMA dan 30 SMK, yang siap melaunching FDS secara serentak oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Sekayu, setelah pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo menerangkan, awalnya hanya menunjuk empat sekolah yang dinilai mampu menjalankan FDS, mengingat banyak hal yang harus dipenuhi baik dari segi sumber daya manusia (SDM) atau guru, materi pembelajaran yang tidak monoton, infrastruktur dan sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Seharusnya besok (14/02) kita launching sekolah tersebut, tetapi karena adanya pilkada serentak disana, takutnya akan menimbulkan isu yang tidak diinginkan. Makanya kita undur beberapa hari tanpa merugikan pihak manapun,” terangnya, Senin (13/02).

Widodo menyebutkan, ke-10 SMA yang akan dilaunching tersebut yakni SMAN Sumsel, SMAN 2 Sekayu, SMAN 17 Palembang, SMAN 3 Kayu Agung, SMAN 1 Muara Enim, SMAN 4 Lahat, SMAN 1 Tebing Tinggi, SMAN 2 Banyuasin III, SMAN 1 Pagaralam dan SMAN 1 Indralaya Utara.

Sedangkan untuk SMK ada 30 sekolah, yakni SMKN 1 dan SMKN 3 OKU, SMKN 1 dan SMK Taruna Oku Selatan, SMKN 2, SMKN 1, SMKN 4 dan SMK PGRI Lahat. Lalu di Sekayu ada SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3 dan SMK Al Fudholah.

Kemudian ada SMKN 1 Keluang, SMK Bukit Asam di Tanjung Enim, SMKN 1 Gelumbang, SMKN 1 Penukal PALI, SMKN 2 Pertanian Tugumulyo dan SMKN Tugumulyo Musi Rawas.

“Yang terbanyak itu di Muara Enim ada delapan sekolah yaitu, SMKN 1, SMKN 2, SMKN Sungai Rotan, SMKN Belida Barat, SMKN 1 Rambang Dangku, SMK Handayani, SMK Handayani dan SMK Cendikia Tanjung Enim. Sedangkan untuk Palembang hanya ada empat sekolah yakni, SMKN 3, SMKN 4, SMKN 5 dan SMK Utama Bakti,” tukas Widodo.

Selain itu, Widodo menambahkan, pihaknya tidak pernah memaksakan setiap sekolah untuk melaksanakan FDS. “Ya kita tidak memaksa, silahkan daftarkan diri mereka jika mereka merasa siap dan mampu,” tegasnya. (korankito.com/eja)