Jembatan Gantung di Desa Tabun Dapat Dilewati

PERBAIKI JEMBATAN: Sejumlah warga dibantu TNI dan pemerintah setempat selesai memperbaiki jembatan gantung Ayek Rantau di Desa Tabun, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Lahat, beberapa waktu lalu. Foto/hms

Lahat – Aktivitas masyarakat Desa Lubuk Tabun, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat kembali bergairah setelah jembatan gantung Ayek Rantau dapat berfungsi kembali sebulan terakhir, Ahad (12/2).

“Alhamdulillah kami sudah bisa lewat jembatan itu lagi, sebelumnya putus,” ujar Apri warga setempat.
Ia mengungkapkan, jembatan gantung itu rusak pada 15 Januari 2017, tapi masyarakat dibantu pemerintah dan TNI langsung memperbaikinya. “Kalau dak salah seminggu lebih kami gotong royong memperbaiki jembatan itu. Pada 25 Januari 2017 jembatan sudah bisa digunakan,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat H Nasrun Aswari mengatakan, jembatan gantung Ayek Rantau itu memang rusak, namun masyarakat dan pemerintah setempat cepat tanggap untuk memperbaikinya jadi tidak terlalu lama jembatan sudah berfungsi kembali. “Kerusakan jembatan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat terlalu lama,” katanya ketika dihubungi korankito.com, Ahad (12/2).
Sekda mengucapkan banyak terima kasih kepada warga sempat karena telah bersabar menunggu perbaikan jembatan. “Terimo kasih karena warga lah galak besabar, dengan kondisi jembatan yang ada selama ini, yakinlah pemerintah Kabupaten Lahat bakal terus lakukan pembangunan untuk kebutuhan bersama,” tutupnya.
Nasrun juga menepis adanya informasi bahwa jembatan gantung Ayek Rantau masih rusak tidak bisa dilewati. “Tidak betul jembatan itu masih rusak seperti yang diberitakan salah satu stasiun televisi swasta. Tolong cek atau konfirmasi, jangan gambar lama yang ditayangkan,” tegasnya.(korankito.com/hasyim)