Babak Penyisihan Grup D Bakal Sengit

Pelatih Sriwijaya FC Widodo C. Putro. Foto/Resha

Palembang-Babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2017 akan berlangsung sengit. Pasalnya, keempat tim saat ini belum ada yang memuncaki klasemen sementara.

Termasuk Sriwijaya FC, beroleh hasil imbang kontra tuan rumah Bali United 2 -2 membuat mereka hanya mengantongi satu poin. Dan laga kedua kali ini, melawan Barito Putera Senin (13/2), sepertinya akan menjadi ajang titik balik Sriwijaya FC untuk menuju tangga puncak klasemen sementara.

Riwayat dua kubu tersebut tercatat di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu. Terlihat, dua tim saling sengit dengan skor 1 – 1 Senin (1/8) dan 2 – 2 di kandang Sriwijaya FC Senin (28/10) membuat pertandingan esok sulit diprediksi. Ditambah lagi perubahan beberapa wajah pemain, akan menambah rasa penasaran pada hasil akhir pertandingan nanti. Widodo C. Putro yang menukangi Laskar Wong Kitosepertinya masih akan bereksperimen dalam menentukan formasi baku. Maklum, formasi tim saat ini masih didominasi oleh pemain anyar. Ditambah persiapan yang mepet dan regulasi yang bervariasi, membuat ia harus putar otak lebih. Beruntung, kekuatan segar akan dimiliki oleh Hyunkoo cs lantaran mereka memiliki cukup banyak pemain muda. “Masing-masing tim masih bisa dikalahkan dan mengalahkan. Buktinya ada beberapa pertandingan di grup lain, tuan rumah Madura sudah kalah. Terus Persipura yang notabenenya pemain kuat juga kalah,” ucap Widodo ketika diwawancarai.

Wajar jika Widodo berkata demikian. Sebab persiapan yang cukup mepet pasca rehat dari TSC 2016 lalu dialami oleh seluruh tim. Tak terkecuali tim yang dibesutnya, hanya melakukan persiaan selam 14 hari terhitung latihan perdana. Itupun, tanpa pemain anyar yang belakangan baru menyusul. “Tetapi kita juga harus hati-hati dengan itu karena memang kondisi kita yang belum 100 persen, kita juga harus yakin,” tukasnya.

Sementara itu Pelatih Barito Putera Jacksen F. Taigo mengungkapkan, sebenarnyamasih banyak yang perlu dibenahi dari Barito Putera sebelum tampil di ajang Piala Presiden 2017. Beruntung, timnya memiliki jeda waktu usai turnamen jangka panjang Indonesia TSC 2016 musim lalu cukup panjang untuk mempersiapkan tim. “Kami hanya membawa 24 pemain ke Bali ini,” ujarnya. (korankito.com/resha)