Diduga Pasangan Kumpul Kebo Digrebek Warga

DIGEREBEK: Sepasang kekasih yang diduga kumpul kebo diperiksa petugas Polresta Palembang setelah digerebek warga, Sabtu (11/2). Foto/Denny

Palembang- Diduga pasangan kumpul kebo RA (30) bersama teman wanitanya EF (29) digelandang ke Polresta Palembang oleh anggota kepolisian Polsek Sako Palembang, Sabtu (11/2) sekitar pukul 14.00
Sebelumnya, kedua pasangan ini digrebek oleh warga sekitar rumah RA di Jalan Anggrek, Komplek Perumnas Sako, Kecamatan Sako, Palembang sekitar pukul 05.00.
Berdasarkan data yang dihimpun, saat digrebek EK sedang tidur didalam kamar bersama ibu kandung RA yakni Rosmawati. Sedangkan, RA tidur sendirian di kamar miliknya.
Diduga sudah berbuat mesum, warga sekitar yang berjumlah puluhan orang mendatangi rumah RA, dan meminta kedua pasangan itu keluar rumah. Kemudian, keduanya digiring oleb warga ke Polsek Sako Palembang.
“Kami tidak berbuat apa-apa, dia tidur bersama ibu saya dan saya tidur sendirian di kamar. Saya, saja baru pulang sekitar pukul 02.00, dan langsung masuk kamar,” jelas RA saat ditemui di ruang SPKT Polresta Palembang.
RA mengaju tidak pernah menjalin berhubungan apapun dengan EF. “Kami hanya teman, tidak pacaran. Semalam, dia sudah saya minta untuk pulang ke rumahnya tetapi dia tidak mau,” kata bapak tiga anak ini.
Sementara itu, EF menuturkan saat itu ia baru saja pulang dari PTC Mall, karena takut pulang ke rumahnya di Jalan Palembang-Betung, Km 11, Palembang dirinya memutuskan untuk tidur di rumah RA. “Mau pulang, tetapi sudah malam. Karena takut dibegal oleh orang, jadi saya memutuskan untuk tidur disana. Kami tidak berbuat apa-apa, tidur saja kami terpisah kamar,” kata ibu dua anak ini.
Mendapati istirnya berada di rumah RA, Rameriyadi (44) melaporkan keduanya di SPKT Porlesta Palembang. Dihadapan petugas, korban mengatakan ia mendapatkan telpon dari adik kandung EF yakni Jefry (26). “Awalnya adik istri saya telpon, mengatakan sudah dua hari EF tidak pulang ke rumah orangtuanya di km 12. Lalu, saya mengajak Jefry untuk mengecek di rumah RA ternyata benar ada dia di sana,” katanya.
Kemudian, ia memanggil ketua RT setempat untuk melakukan penggrebekan. “Mereka tidak mau buka pintu, hampir tiga jam kami disana. Akhirnya, kami buka paksa dan mendapati istri saya disana,” ucapnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima kedua terlapor. Saat ini, keduanya masih dalam proses penyelidikan. “Akan kita dalami terlebih dahulu,” singkat Marully. (korankito.com/denny)