Bisa Dipercaya

Uranium Muratara Mulai Dilirik Asing  

Bupati Muratara Syarif Hidayat. foto/wahyu

Musirawas Utara (Muratara) memang salah satu daerah otonomi baru atau DOB di Sumatera Selatan. Namun dalam urusan potensi sumber daya alam (SDA), Muratara tak kalah dengan kabupaten/kota yang telah lebih dulu berdiri.

Potensi SDA Muratara bisa dibilang komplit. Potensi yang dimiliki kabupaten/kota lain ada juga di Muratara. Bahkan ada potensi SDA Muratara yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Salah satunya adalah uranium yang merupakan bahan baku nuklir. Uranium sendiri saat ini menjadi buruan negara-negara maju untuk kepentingan negara mereka. “Potensi alam di Muratara cukup besar, mulai dari minyak, gas, batubara, perkebunan. Bahkan uranium juga ada di sini (Muratara-red). Mungkin satu-satunya di Sumsel, daerah yang memiliki kandungan alam uranium,” kata Bupati Muratara Syarif Hidayat, kepada Koran Kito, Kamis (9/2).

Berita Sejenis

Novan Setya Datang, SFC Juga Boyong Dzumafo

Moral Milik Pendidik

Suami Pergoki Istri Tidur Tanpa Busana di Kamar Kos PIL

1 daripada 3.101

Lebih lanjut Bupati Syarif Hidayat menuturkan, bisa jadi kandungan uranium di Muratara juga sudah diketahui oleh negara-negara lain. Hanya saja memang masih membutuhkan lagi penelitian dan kajian lebih dalam. “Di Muratara positif ada kandungan uranium. Namun untuk urusan penambangannya itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan pusat. Muratara sebagai pemilik lokasi tentunya bakal mendapat dana bagi hasil dari sebuah penambangan,” ujar Bupati.

Diakui Bupati Syarif, pihaknya saat ini lebih konsen untuk membangun insfrastruktur dan menciptakan kondisi Muratara agar lebih aman lagi sehingga para investor merasakan nyamannya berinvestasi di Muratara. “Masalah keamanan sangat penting bagi suatu daerah. Terlebih bagi daerah otonomi baru. Dengan situasi yang aman, investor juga bisa nyaman melakukan investasi, lapangan kerja juga bisa tercipta bagi masyarakat,”papar Bupati.

Menurut Bupati Syarif, pihaknya sudah menyiapkan 137 hektare (ha) lahan untuk dijadikan kawasan perkantoran instansi vertical. “Nantinya ini menjadi kawasan perkantoran, termasuk kantor untuk Polres, Kejari, Pengadilan dan kantor lainnya,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Syarif menuturkan, ada sekitar 5 ha lahan yang khusus untuk kantor Polres Muratara di Karang Jaya. “Keberadaan Polres sangat mendesak di Muratara. Kami siapkan lahan untuk Polres Muratara karena ini yang mendesak keberadaannya di Muatara. Pihak Polda Sumsel dan Mabes Polri juga sudah melakukan survei di lokasi. Mudah-mudahan Polres Muratara bisa segera diwujudkan oleh Mabes Polri dan Polda Sumsel,”kata Bupati. (korankito.com/dhia)