Perkosa Gadis 16 Tahun, Aldi Digelandang ke Kantor Polisi

Palembang – Seorang pemuda pengangguran, Aldi Wahyudi (19) yang tinggal di kawasan Jalan Simanjuntak Karya Bakti, Kecamatan Kemuning, Palembang, harus berurusan dengan pihak Polresta Palembang.

Pasalnya, tersangka sudah memperkosa seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) berinisial JR (16), di rumah kosong yang berada di kawasan Jalan Naskah, Kecamatan Sukarami Palembang.

Tak senang dengan perbuatan tersangka, ibu korban JS (40) warga Jalan Faqih Usman, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, menggelandang tersangka ke Mapolresta Palembang, Kamis (9/2) sekitar pukul 21.00.

Bahkan tidak hanya tersangka, korban juga mengaku diperkosa oleh temannya Aldi, berinisial HR (27) yang hingga saat ini masih dalam pengejaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang.

Berdasarkan data yang dihimpun, awalnya ibu kandung korban membuat laporan kehilangan anak di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, beberapa waktu yang lalu.

Kemudian, setelah 11 hari meninggalkan rumah, korban pulang sendiri, Selasa (8/2) sekitar pukul 21.00. Setelah didesak, korban mengaku dijemput oleh Aldi, Minggu (29/1) sekitar pukul 09.00.

Lalu, korban diajak oleh tersangka pergi ke tempat kejadian perkara (TKP). Disanalah, kedua ersangka Aldi dan HR memaksa korban JR untuk melakukan hubungan suami istri.

Tak hanya sampai disitu, keduanya kembali mengajak JR ke rumah tersangka HR yang berada tak jauh dari rumah Aldi. Disana, kedua tersangka kembali memaksa korban untuk melakukan hubungan badan lagi.

“Sudah berapa hari dia tidak pulang ke rumah, semalam baru pulang. Saya bertanya apa yang terjadi kepada dia. Awalnya tidak mau cerita. Namun, ketika didesak dia pun mau menceritakan semuanya,” jelas JS.

Sementara itu, tersangka Aldi mengakui perbuatannya. Namun, ia membantah kalau sudah memaksa korban untuk melakukan hubungan badan.

“Kami memang pacaran pak, sudah dua bulan yang lalu. Saya ajak dia berhubungan badan, dia mau. Tidak saya paksa, kami suka sama suka. Baru satu kali ini pak,” jelasnya dihadapan petugas.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima serahan diduga tersangka asusila terhadap anak dibawa umur.

“Tersangka A saat ini masih dalam pemeriksaan oleh anggota kita. Kalau memang bersalah akan dikenakan UU Perlindungan Anak, dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara,” tutupnya. (korankito.com/denny)