390 Mahasiswa Sumsel Terima Beasiswa Conoco Philips

BEASISWA : Sembilan mahasiswa mewakili 390 mahasiswa Sumsel lainnya menerima beasiswa dari Conoco Philips, di Palembang, Jumat (10/2). Foto/Eja

Palembang – Sebanyak 390 pelajar dari desa terdekat area operasi ConocoPhillips (Grissik) Ltd (CPGL) mendapatkan beasiswa pendidikan tinggi yang bertajuk Pemuda Bangkit Berkarya, di gedung AEKI Palembang, Jumat (10/2).
Beasiswa diserahkan oleh Vice President Relation and Security CPGL Joang Laksanto kepada sembilan perwakilan mahasiswa disaksikan Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) Erlina serta sejumlah perwakilan unuversitas.
Menurut Joang, program beasiswa ini diberikan kepada pemuda Sumsel yang tersebar diberbagai universitas di Indonesia yang sudah berjalan sejak 2000. Besaran beasiswanya pun mencapai Rp3,5 juta per mahasiswa setiap tahun.
Ia berharap, agar program ini dapat memberikan semangat kepada penerima beasiswa untuk terus membuat perubahan dan perbaikan terhadap masa depan di lingkungan sekitar mereka, serta memiliki semangat untuk terus meningkatkan diri melalui kegiatan yang positif.
“Melalui program ini, kami berharap agar dapat mendukung program pendidikan nasional demi mencapai keunggulan akademik,” ujarnya.
Joang mengatakan, penerima beasiswa ini diwajibkan untuk melakukan tugas kewirausahaan sosial, kepemimpinan dan pembekalan kerja diberbagai bidang sesuai latar belakang pendidikannya.  “Disini ada juga pameran produk hasil karya pemuda disekitar wilayah CPGL di bidang pertanian, perikanan, sablon dan produk olahan pangan sebagai contoh hasil kreasi dari desa tempat mereka tinggal,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu penerima beasiswa 2004-2014 dari Banyuasin Maya Susanti mengungkapkan, dirinya berkesempatan untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia berkat bantuan program beasiswa ini. “Sejak SMA sampai lulus kuliah, saya mendapatkan bantuan beasiswa. Hal ini juga membantu saya untuk mengejar pendidikan hingga mendapat gelar master di Universitas Glasgow di Inggris,” pungkasnya. (korankito.com/Eja)