25 PKBM Ditunjuk Sebagai Pelaksana Program Paket Pendidikan 

Kepala Bidang Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Azhari Romli. Foto/ejak

Palembang – Sebanyak 25 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Palembang ditunjuk sebagai tempat pendaftaran dan pelaksanaan program pendidikan paket A untuk tingkat sekolah dasar (SD), paket B tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan paket C jenjang sekolah menengah atas (SMA).

Kepala Bidang Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Azhari Romli menjelaskan, sebagai besar masyarakat masih menyepelekan program pendidikan Paket A,B maupun Paket C. Padahal, menurutnya, jenjang pendidikan serta ijazah yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggaranya sudah sejajar dengan sekolah reguler lainnya. ‘’Bahkan masih banyak masyarakat yang beranggapan untuk mendaftarkan peserta didik mengikuti paket tersebut hanya melalui Disdik dan mendekati waktu ujian saja,’’ ujarnya.

Ia menerangkan, prosedurnya sudah jelas kalau masyarakat itu harus mendaftarkan terlebih dulu peserta didiknya melalui PKBM, lalu disahkan oleh pihak Disdik Kota Palembang. Meskipun kegiatan belajarnya berbeda dengan sekolah reguler lainnya, tapi jenjang pendidikan dan lamanya mengenyam pendidikan itu sama seperti sekolah biasanya. “Ini kebanyakan masyarakat hanya mendaftarkan peserta didiknya saat menjelang ujian dan langsung ke kami (Disdik). Harusnya kan mengikuti prosedur yang sudah ada, dimana peserta didik didaftarkan dulu di PKBM yang waktunya bersamaan dengan awal tahun ajaran baru, lalu disahkan dan mengikuti proses sesuai jenjang pendidikannya. ‘’Jadi jika putus sekolah saat kelas sepuluh SMA, maka ia harus mengikuti sistem pembelajaran sampai jenjang waktu tertentu untuk bisa ujian kelulusan,” kata Azhari, Kamis (09/02).  (korankito.com/eja)