Bisa Dipercaya

Peras Pejabat, Tiga Oknum Wartawan Dicokok Polisi

Tiga oknum wartawan koran mingguan WD (43), HM (30), SP (41), terduga kasus pemerasan. Foto/dhia

LUBUKLINGGAU- Tim Gabungan Polres Lubuklinggau dipimpin Kasatserse AKP Ali Rojikin, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 3 oknum wartawan koran mingguan. Mereka diduga melakukan tindak pidana pemerasan  di kantor Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau di Jalan Lapter Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

OTT pemerasan ini dilakukan hari Senin sekitar pukul 13.30 WIB di depan pintu gerbang kantor Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau seusai memeras oknum pejabat sebesar Rp 3 juta untuk mengamankan pemberitaan dugaan penyimpanan proyek bibit lada.

Berita Sejenis

Ketiga oknum wartawan mingguan yang terkena OTT adalah WD, HM, dan SP, ketiganya merupakan wartawan koran mingguan di wilayah Lubuklinggau-Musi Rawas dan Muratara. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan.

Setelah ketiga tersangka menjalani pemeriksaan di unit Tipikor Reserse Kriminal Polres Lubuklinggau, kemudian dilakukan penahanan. Kini oknum wartawan tersebut mendekam di sel tahanan Mapolres Lubuklinggau untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujanga melalui Wakapolres Kompol Suryadi didampingi Kasat Reserse Kriminal AKP Ali Rojikin menerangkan ketiga tersangka dicokok setelah menerima uang Rp 3 juta dari oknum pejabat di Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau.

“‎ Barang bukti yang kita amankan uang tunai Rp 3 juta , 5 buah hape dan kartu identitas.Ketiga tersangka kita lakukan penahanan,”kata dia.

Dijelaskanya, ketiga oknum wartawan ini tertangkap tangan sesaat setelah menerima uang Rp 3 juta di Kantor Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau dengan mengancam akan memberitakan dugaan penyimpanan proyek pengadaan bibit lada senilai Rp40 juta. Korankito.com/(Dhia)