Atlet Nasional Dilarang Ikut Porprov

 

Palembang-Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XI yang akan bergulir November nanti, tidak hanya ketat masalah regulasi pembatasan usia dan asal atlet. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel) juga membatasi atlet yang telah berprestasi secara nasional dan internasional turun di Porprov.

Wakil Ketua I KONI Sumsel Dhennie Zainal, mengatakan, penyelenggaraan Porprov ini diharapkan dapat membuka jalan bagi atlet junior untuk naik dan merasakan gelar juara.

“Meski Porprov juga erat dengan prestise setiap Kabupaten Kota, penting untuk diberikan rambu demi makin baiknya kualitas atlet Sumsel. Salah satunya atlet nasional dan internasional dilarang tampil,” ucap Dheni.
Pembatasan ini bukan bertujuan menghalangi atlet lain untuk berprestasi. Hanya saja, bagi atlet elit Sumsel tidak lagi fokus di kejuaraan dalam Sumsel, atlet elit harus telah fokus ke kejuaraan nasional dan internasional.

“Dengan adanya juara baru. Misal di nomor pertandingan beladiri kelas A, paling tidak mental atlet tersebut akan naik. Biarlah kemampuan mereka betul-betul terasah dengan atlet yang setara mereka,” ujarnya.

Porprov kali ini mengutamakan pembinaan ketimbang prestasi. Namun memang masih ada saja beberapa kabupaten/kota yang masih “bermain” dengan menyusupkan atlet luar Sumsel.

“Oleh karena itu kita minta sportivitas dan kejujuran mereka dalam Porprov kali ini. Kita sudah beritahu, Porprov kali ini beda,” pungkasnya. korankito.com/Resha