Pergoki Istri Selingkuh, Suami Malah Dianiaya

Ahmad Afrizal (34) saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (7/2). Foto/denny

Palembang- Nasib apes dialami Ahmad Afrizal (34). Ia memergoki istrinya berinisial MN (27) sedang berada di kamar Hotel Sahid Imara, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, Minggu, (5/2) sekitar pukul 02.00, tapi justru ia yang dianiaya oleh istrinya. 

Tak senang dengan kejadian itu, ditemani ibu kandungnya Rizal membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (7/2) pukul 14.30 atas tuduhan penganiayaan yang dilakukan oleh MN.

Di hadapan petugas, pria yang tinggal di Komplek Villa Tanjung Harapan, Blok E4, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang ini mengatakan, kejadian berawal saat ia melintas di tempat kejadian perkara (TKP).

Tanpa ia sengaja, ia melihat istrinya keluar hotel bersama pria lain dengan mengendarai mobil. Lantas, ia langsung berbelok arah dan masuk ke dalam hotel untuk bertanya kepada petugas dengan siapa MN menginap di hotel tersebut.

Tak lama berselang, istrinya kembali lagi ke hotel bersama lelaki yang sama. Rizal mencoba mendekati mobil yang digunakan istrinya, namun lelaki yang diduga selingkuhan istrinya buru-buru kabur saat melihat Rizal mendekati mobilnya.

Rizal lantas menyusul istrinya ke dalam kamar Hotel Sahid Imara yang berada di lantai dua. Saat itulah terjadi keributan antara pasangan suami istri tersebut yang berujung korban ditampar beberapa kali serta dicekik oleh terlapor.

“Saat ditanya dengan siapa menginap, dia malah marah-marah lalu menampar dan mencekik saya. Akibatnya, mengalami luka memar di wajah dan luka leher. Saya melihat, di dalam kamar mereka ada barang bukti berupa kondom dan pakaian dalam,” katanya.

Rumah tangga Rizal dan istrinya memang sudah tidak harmojis lagi. Bahkan sudah srbelas hari kedua anak Rizal dibawa sang istri.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dan akan segera melakukan penyelidikan. (korankito.com/denny)