Bisa Dipercaya

Pelajar SMK Dibegal, Warga Takut Menolong

Jodi, pelajar SMK yang menjadi korban pembegalan saat melapor di Polresta Palembang.foto/deny

 

Palembang- Jodi Hidayat (16), pelajar kelas dua sekolah menengah kejuruan (SMK) di Palembang harus kehilangan sepeda motor miliknya setelah dirampok dua begal berpedang.

Aksi pembegalan ini kemudian dilaporkan oleh remaja yang tinggal di Jalan Panca Usaha, Lorong Alim, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, ke Polresta Palembang, Senin (6/2) sekitar pukul 14.00.

Berita Sejenis

Juruparkir Todong Penumpang Bentor

Empat Begal ‘Cilik’ Dicokok Polisi

Motor Baru Ulfa Dirampas Begal

1 daripada 34

Kepada petugas, Jodi menceritakan perampokan terjadi saat ia pulang usai mengantar pamannya M Sholeh (36), di Pasar Induk Jakabaring Palembang, Senin (6/2) sekitar pukul 01.00.

Ketika melintas di Jalan Panca Usaha tepatnya depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI, ia dihadang dua orang tak dikenal yang membawa pedang.
“Melihat mereka menghadang saya langsung menabrakan motor saya ke mereka. Saya jatuh dari motor, sedangkan dia terpental,” jelasnya di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Namun, saat Jodi terjatuh, kawanan pelaku langsung mengambil sepeda motor miliknya Yamaha Mio nopol BG 2499 ARR dan langsung kabur.

“Saya sudah berteriak begal, namun tidak ada yang mau menolong saya. Padahal semalam ada orang yang melihat kejadian itu. Saya berharap, pelaku cepat ditangkap polisi,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segara diproses dan dilakukan penyelidikan.korankito.com/denny