Disdik Sumsel Segera Luncurkan Full Day School

Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel), akan melaunching sekolah yang siap jalankan program Full Day School (FDS).

Pasca Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan edaran resmi pelaksanaan hari libur nasional pendidikan di hari Sabtu untuk 15 an ribu sekolah di Indonesia, Disdik Sumsel berencana untuk segera melaunching sekolah FDS yang sebelumnya sudah ditunjuk.

Kepala Disdik Sumsel Widodo menjelaskan, pihaknya baru saja mendapatkan surat edaran dari Mendikbud mengenai penerapan hari libur nasional pendidikan di hari Sabtu yang merupakan bagian dari program FDS.

“Kami berharap bulan ini juga launching FDS akan diresmikan oleh Gubernur Sumsel dan saat ini kita masih menunggu jadwal dari beliau. Proses launchingnya sendiri akan dipusatkan di SMAN 17 sebagai salah satu sekolah pilot project FDS,” ungkap Widodo di ruang kerjanya, Senin (6/2).

Di Sumsel sendiri, lanjut Widodo, baru akan diterapkan di empat sekolah untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) saja. “Disini baru di SMAN N 17, SMAN Sumsel, SMAN 2 Sekayu dan SMAN 3 Kayuagung yang siap untuk melaksanakan FDS,” jelasnya.

Menurutnya, penerapan FDS memberikan banyak keuntungan bagi dunia pendidikan seperti dalam pembentukan karakter siswa dan juga memperbanyak waktu bagi orangtua dan anaknya.

“Melalui FDS, tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik, sebab dari Senin hingga Jumat anak difokuskan untuk kegiatan belajar dan pembentukan karakter,” tandasnya.

Selain itu, Widodo menambahkan, pihaknya tidak akan memaksakan setiap sekolah harus menerapkan FDS. “Kita tidak paksakan, semua tergantung kesiapan sekolahnya sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 17 Palembang Parmin mengatakan, pihaknya sudah siap 100 persen untuk melaksankan FDS. Menurutnya, SMAN 17 hanya tinggal menunggu pelaksanan launching secara resmi untuk mulai melaksanakannya.

“Semenjak awal berdirinya sekolah ini, kita sudah ada kegiatan belajar mengajar reguler dan plus yang pada dasarnya hampir sama dengan penerapan materi pembelajaran FDS nantinya,” pungkasnya. (korankito.com/Eja)