SPG Benturkan Kepala Bocah SD

Ibu korban saat melapor di SPKT Polresta Palembang.foto/deny

 


Palembang-M
alang benar nasib WL, bocah berusia tujuh tahun. Ia mengalami luka memar di kepala setelah dibenturkan ke dinding oleh YL (23), seorang Sales Promotion Girl (SPG).

Tak terima perbuatan tetangganya itu, orangtua WL, Lina (43) membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (5/2) sekitar pukul 15.00.

Di hadapan petugas, Lina menuturkan, kejadian menimpa anaknya terjadi Sabtu (4/2) sekitar pukul 17.00. Saat itu WL sedang bermain dengan keponakan terlapor YL tak jauh dari rumahnya.
Setelah lama bermain, WL terlibat selisih paham dengan keponakan terlapor sehingga terjadi pertengkaran. Terlapor YL yang saat itu baru pulang dari bekerja mendengar keributan kedua anak tersebut.

Diduga kesal, YL pun langsung keluar rumah mendatangi keponakannya yang terlibat selisih paham dengan korban.  Namun bukannya melerai, terlapor justru menghampiri WL lalu menjambak rambut serta membenturkan kepala WL ke pagar kayu yang berada di lokasi kejadian hingga mengalami memar.

“Anak saya pulang sambil menangis dengan memegang kepalanya. Saat saya tanya, anak saya bilang kalau kepalanya sudah dibenturkan terlapor ke pagar di depan rumah,” ujar Lina kepada petugas piket.

Mendengar pengakuan anaknya itu, ibu rumah tangga yang tinggal di Kawasan Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang ini, mencoba menemui YL dengan tujuan menanyakan perihal kejadian itu.

“Saya sempat mendatangi dia, untuk bertanya apa yang terjadi. Eh, dia justru menantang saya. Katanya, kalau tidak senang dengan perbuatan dia, silakan jika mau melapor ke polisi, dia tidak takut,” tambahnya.

Tak terima dengan tanggapan YL, Lina bersama WL akhirnya membuat laporan ke Polresta Palembang.  “Kami tidak terima, saya saja tidak pernah memukul anak saya. Keributan anak saya dengan keponakan dia, bukan jadi alasan untuk menganiaya anak saya. Namanya juga anak-anak, bertengkar saat main itu biasa,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Parade mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dan akan segera menindaklanjuti. “Laporan sudah kita terima dan akan segera diproses,” pungkasnya.deny