Bisa Dipercaya

Bawa Sajam, Dua Pelajar OI Diciduk

Dua pelajar yang kedapatan bawa pisau diamankan razia gabungan.foto/deny

Palembang- Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), RI (17) dan RK (16) yang tinggal di Desa Pemulutan Ulu, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), kedapatan membawa dua buah senjata tajam jenis pisau.

Keduanya terjaring razia gabungan Polsek Kertapati, Polsek SU I, Polsek SU II, dan Polsek Plaju, yang digelar di Jalan Ki Marogan, tepatnya di Simpang Empat Nilakandi, Kecamatan Kertapati, Jumat (4/1) malam.

Berita Sejenis
1 daripada 4

Di hadapan petugas, tersangka Riadi mengatakan, pisau tersebut ia bawa untuk berjaga-jaga dari kawanan pelaku begal sepeda motor lantaran ia hendak pergi ke rumah temannya di kawasan Mariana.

“Buat jaga diri, bukan untuk begal. Kami mau ke Mariana, karena di sana sepi takut kalau nanti dibegal orang. Nian, bukan untuk tindak kejahatan,” katanya saat ditemui di lokasi razia.

Kapolsek Kertapati Palembang AKP Deli Haris membenarkan pihaknya mengamankan dua pemuda yang kedapatan membawa sajam yang diselipkan di balik bajunya.

“Jadi, saat kita melakukan razia di tempat kejadian perkara (TKP), ada dua pemuda yang mencurigakan. Lalu, dihentikan petugas kita, saat digeledah menemukan sajam di balik bajunya,” ujar Deli.
Menurutnya, barang bukti berupa dua bilah pisau dan sepeda motor Yamaha Jupiter MX diamankan di Polsekta Kertapati Palembang untuk pengembangan lebih lanjut.

“Keduanya, sudah kita amankan di Polsek, untuk menjalani pemeriksaan apa gunanya mereka membawa sajam,” katanya.
Selain itu, razia yang digelar selama dua jam itu juga menjaring tujuh unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraannya.

“Malam ini, kita melaksanakan razia zona empat sesuai dengan perintah pimpinan. Razia kali ini, mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan 3 C (curas, curat, dan curanmor) dan kejahatan lainnya,” pungkasnya.(korankito.com/denny)