Bisa Dipercaya

Kuota Raskin 2017 Belum Jelas, Masyarakat Resah

Seorang kuli panggul sedang mengangkat raskin di gudang Bulog Linggau.foto/CR1dhia

 

LUBUKLINGGAU- Isu pengurangan kuota penerima beras miskin (Raskin) di 2017, menimbulkan kecemasan di masyarakat. Terlebih hingga saat ini kuota penerima belum ada kejelasan.

Bekuranganya kuota penerima raskin ini bukan hal mustahil terjadi, jika pemerintah menggunakan data terpadu yang terbaru maka angka kemiskinan hanya kisaran 12 ribu. Berbeda dengan angka data sebelumnya yang mencapai 18 ribu.

Berita Sejenis

Linggau dan Muratara Belum Tebus Raskin

Pagu Raskin Tak Berubah

Bulog Segera Salurkan Raskin

“Belum jelas berapa kuota kita untuk 2017, sekarang masih menunggu kuota dari provinsi, kalau tahun 2016 kuota kita 8.583 RTSM karena menggunakan data PPLS di angka 16 ribu , kita diberi kuota setengahnya,”ungkap Kepala Urusan Logistik Lubuklinggau, Joko Susilo, Kamis (2/2).

Dikatakan Joko, pemerintah menggunakan data terpadu angka kemiskinan sebanyak 12 ribu, maka kemungkinan kuota 2017 hanya kisaran 6 ribu RTSM, otomatis lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya.

” Ya kalau setengahnya berarti 6 ribu, tapi belum tahu data mana yang akan dipakai, yang jelas pemerintah pusat tidak memberikan seluruhnya, kita pasti diberi setengahnya, kalau pakai data 16 ribu berarti tetap 8 ribuan, kalau pakai data 12 ribu berarti setengahnya 6 ribu, kita tunggu saja dari provinsi,” jelasnya.

Berdasarkan data Bulog penerima raskin Kota Lubuklinggau-Mura tahun 2016 untuk Lubuklinggau sebanyak 8.583 atau 128.04 ton/bulan dan 1.544 ton/ tahun, Mura sebanyak 21.940 penerima dengan total 329 ton/bulan dengan total 3.949,2 ton/tahun

Joko memastikan tidak 100 persen masyarakat dibantu beras miskin oleh pemerintah karena pemerintah pusat melakukan verifikasi dan menyesuaikan dengan kemampuan dan dilakukan pengelompokan masyarakat pemerima.

Terpisah, Ketua RT 09 Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau, Rifat Achmad  mengatakan, saat ini sudah banyak masyarakat yang datang mempertanyakan tindaklanjut pembagian jatah raskin 2017. Masyarakat sampai sekarang cemas tidak mendapatkan lagi jatah tersebut.

” Di RT 09 ada 36 RTSM raskin, mereka nanya-nanya terus, pak RT kapan raskin turun, hampir tiap hari bertanya seperti itu, nah kita RT bingung karena belum ada kabar dari pemerintah,” pungkasnya.korankito.com/CR1dhia