Bisa Dipercaya

Atlet Porprov Batal Tempati Wisma Baru

Rombongan KONI Sumsel meninjau wisma atlet yang bakal menjadi tempat penginapan peserta Porprov XI 2017 di Sumsel. Foto/IST

 

Palembang-Persiapan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 memasuki tahap akhir. Namun, peserta Porprov batal menggunakan gedung wisma baru untuk penginapan.

Berdasarkan estimasi, wisma atlet yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) terdapat 123 kamar, per kamar sanggup menampung enam atlet/ofisial. Sehingga dengan tiga gedung lama yang dipakai, maka 2.214 orang siap ditampung di sana.

Berita Sejenis

Raih Lima Emas, Palembang Peringkat Dua Cabor Atletik

Usai Sabet Emas, Atlet Ini Berangkat ke Kejurnas

Atlet Dayung Pali Sumbang Lima Medali

1 daripada 13

Selain itu, Asrama Haji di Jalan Letjen Harun Sohar juga akan diberdayakan. Diperkirakan, gedung tersebut mampu menampung 1.000 orang. Mengacu pada Poprov ke-X tahun 2015 lalu, jumlah peserta Porprov mencapai angka 3.624 orang.

“Kita belum bisa menggunakan gedung wisma yang baru. Karena fasilitasnya belum memadai,” ujar Ketua Persiapan Porprov XI 2017 Sumsel Dhennie Zainal.

Peserta Porprov 2017 nanti masih akan memakai gedung wisma atlet lama. Belum selesainya wisma baru yang juga akan dipakai untuk perhelatan Asian Games, membuat KONI Sumsel tak memaksakan menggunakan gedung anyar tersebut.

Terlebih perhelatan olahraga dua tahunan yang direncanakan tanggal 18 – 26 November ini, akan bertabrakan dengan agenda tes event cabor yang akan dipertarungkan di Asian Games.

“Nanti kita atur jadwalnya. Sebab pada bulan-bulan itu akan dipakai untuk tes event 11 Cabor Asian Games. Jangan sampai terganggu,” tukasnya.
Ketua Harian KONI Muaraenim Emir Faisal mengatakan masalah ini tak menjadi soal. Ia justru senang jika nanti kontingennya menginap di wisma lama.

“Selain bisa menikmati fasilitas di sana, kita juga bisa mengajarkan kebersamaan dengan menginap di satu tempat. Dan juga, bisa menekan biaya karena jarak venue dan penginapan tidak jauh. Jadi, bisa menghemat biaya transportasi,” ujarnya. korankito.com/Resha